Bisnis
·
29 Juni 2021 8:31
·
waktu baca 2 menit

Fakta Arsjad Rasjid Jadi Ketum Kadin, Sudah Lapor Jokowi dan Munas Tetap Digelar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Fakta Arsjad Rasjid Jadi Ketum Kadin, Sudah Lapor Jokowi dan Munas Tetap Digelar (722720)
searchPerbesar
Keterangan pers Kadin soal Arsja Rasjid (Kanan) ditetapkan sebagai Ketua Umum dan Anindya Bakrie (Kiri) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Panasnya kontestasi pemilihan Ketua Umum Kadin mereda di Istana negara. Dua calon, Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie menempuh kesepakatan secara musyawarah dan sudah melaporkannya kepada Presiden Jokowi.
ADVERTISEMENT
Pertemuan dengan Jokowi digelar pada Senin kemarin, detik-detik akhir menjelang Munas Kadin. Ketum Kadin periode 2015-2021, Rosan Roeslani, mengatakan disampaikan kesepakatan jika Arsjad Rasjid menjadi Ketum Kadin menggantikan dirinya dan Anindya Bakrie menjadi Ketua Dewan pertimbangan. Berikut fakta-faktanya:

Arsjad Rasjid Disepakati Jadi Ketum Kadin

Dua calon Ketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie, menghadap Presiden Jokowi, Senin (28/6). Adalah Ketum Kadin saat ini, Rosan Roeslani, yang menginisiasi pertemuan tersebut.
Usai bertemu Jokowi, Rosan mengungkapkan bahwa kedua pengusaha tersebut telah membuat kesepakatan terkait pemilihan Ketum periode 2021-2026. Arsjad Rasjid naik sebagai Ketua Umum, sementara Anindya Bakrie menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.
"Tadi antara kedua Caketum sudah ada kesepakatan musyawarah yang kami sampaikan kepada Bapak Presiden. Intinya keduanya setuju untuk menjadi dua-duanya jadi ketua, yang satu Ketua Dewan Pertimbangan yaitu Pak Anindya Bakrie. Yang satu menjadi Ketum Kadin Indonesia rencananya Pak Arsjad," ujar Rosan usai bertemu Jokowi, Senin (28/6).
ADVERTISEMENT
Anin dan Arsjad Mau Suasana Munas Kadin Tetap Sejuk
Fakta Arsjad Rasjid Jadi Ketum Kadin, Sudah Lapor Jokowi dan Munas Tetap Digelar (722721)
searchPerbesar
Calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyerahkan dokumen pendaftaran Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia periode 2021-2026 di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/5). Foto: Dok. Istimewa
Anindya Bakrie mengaku dirinya ingin suasana pemilihan Ketum Kadin bisa lebih teduh. Sehingga penyelenggaraan Munas di tengah situasi meningkatnya kasus COVID-19 bisa berjalan lebih cepat dan kondusif.
"Kami diberikan waktu audiensi dengan Pak Presiden Jokowi, kami sepakat dan sampaikan ke beliau bahwa kita ingin berikan contoh di tengah pandemi ini. Kami ingin mengutamakan kebersamaan, oleh karenanya kami sepakat bermusyawarah mudah-mudahan dengan yang kami laporkan tadi, bisa membuat Munas di Kendari lebih teduh dan lebih sejuk," ujar Anin.
Sementara Arsjad Rasjid yang terpilih sebagai Ketum mengamini harapan rekannya tersebut. Dia pun mengapresiasi langkah Anindya sebagai tindakan sahabat yang berbesar hati mengalah.
Munas Kadin Tetap Digelar di Kendari, Dibuka Jokowi
ADVERTISEMENT
Munas Kadin bakal tetap berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Musyawarah asosiasi pengusaha ini bakal digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 30 Juni hingga 1 Juli 2021.
Rosan mengungkapkan Munas bakal dibuka langsung Presiden Jokowi. Pelaksanaan Munas ini bakal dilakukan dengan protokol kesehatan ketat, serta menerapkan konsep hybrid dengan jumlah anggota yang ikut bakal dibatasi.
"Rencananya sekitar 200 orang tapi terpisah, jadi dengan Pak Presiden hanya 100 orang saja. Itu terbuka di tengah laut acaranya dan persiapan berjalan dengan baik," jelas Rosan.