Kumparan Logo

Kolaborasi Bank Jago-Bibit Lahirkan 1 Juta Investor Reksa Dana, Mayoritas Gen Z

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bank Jago dan Bibit peringati 2 tahun kolaborasi layanan investasi reksa dana. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bank Jago dan Bibit peringati 2 tahun kolaborasi layanan investasi reksa dana. Foto: Istimewa

Kolaborasi penjualan reksa dana antara PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan PT Bibit Tumbuh Bersama (bibit.id) yang terjalin sejak Juli 2021, kini telah melahirkan 1 juta nasabah yang juga investor. Mayoritas dari investor tersebut adalah anak muda yang didominasi Gen Z.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago, Andy Djiwandono, menjelaskan sebanyak 1 juta pengguna aplikasi Bibit yang terhubung dengan Bank Jago itu terdata hingga Juni 2023. Angka itu menurutnya, tumbuh 60 persen dalam setahun terakhir.

“Memanfaatkan kekuatan utama Bank Jago, yaitu kolaborasi dengan ekosistem, nasabah dengan mudah mengakses layanan investasi Bibit. Kini, setelah dua tahun [terhitung sejak Juli 2021] melayani bersama, semakin banyak pengguna kedua aplikasi ini merasakan manfaatnya,” kata Andy Djiwandono dalam pernyataan resmi, dikutip Rabu (19/7).

Di sisi lain jumlah pembuatan rekening dana nasabah (RDN) melonjak tiga kali lipat dalam satu tahun terakhir.

instagram embed

Menurutnya, selama dua tahun kolaborasi Bank Jago dan Bibit telah memudahkan pengguna kedua aplikasi, dalam mengelola keuangan dan berinvestasi secara aman, mudah, cepat, dan seamless.

Yang menarik, nasabah dari generasi Z dan milenial memiliki minat yang tinggi dalam berinvestasi melalui aplikasi Jago dan Bibit. Dari total 1 juta nasabah tersebut, jumlah Gen Z mencapai 53 persen dan milenial mencapai 41 persen.

Umumnya, pengguna aplikasi Bank Jago dan Bibit memiliki tujuan utama dalam berinvestasi yaitu menyiapkan dana pensiun (pension fund), dana darurat (emergency fund), dan dana untuk pernikahan.

Dalam menyimpan dana darurat, sebanyak 50 persen nasabah di antaranya memilih produk reksa dana yang memiliki opsi pencairan instan (instant redemption) karena dapat membantu pengaturan arus kas lebih fleksibel.

Bank Jago dan Bibit peringati 2 tahun layanan investasi reksa dana. Foto: Istimewa

“Generasi muda sekarang sudah berpikir ke depan dalam mempersiapkan masa depan dan hari tuanya. Kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi dan tabungan hari tua ini selaras dengan tingkat literasi dan pengelolaan keuangan yang semakin baik,” kata Head of Consumer Business Bank Jago, Trio Lumbantoruan.

Di Bank Jago, nasabah yang terhubung dengan aplikasi Bibit rata-rata memiliki delapan kantong di aplikasi Jago. Kantong-kantong tersebut digunakan untuk mengatur dan membagi-bagi keuangan mereka sesuai kebutuhan dan keinginannya.

Pada tahun ini, Bank Jago juga mendukung fitur Bibit Plus yang memungkinkan rekening dana nasabah (RDN) Bank Jago dapat digunakan tidak hanya untuk investasi reksa dana, tapi juga untuk berinvestasi obligasi negara fixed rate (FR) dan saham di aplikasi Bibit.

“Bibit didirikan dengan visi bahwa setiap orang berhak atas masa depan keuangan yang lebih baik melalui investasi yang benar di pasar modal. Kolaborasi dengan Bank Jago lewat beragam fitur inovatif menjadikan investasi kian mudah serta mendukung upaya kami dalam mewujudkan visi tersebut,” ujar PR & Corporate Communication Lead Bibit, William.