Bisnis
·
9 Februari 2021 11:10

Widodo Makmur Unggas Jajaki Buka Peternakan Sapi 5 Ribu Ha di Sulsel

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Widodo Makmur Unggas Jajaki Buka Peternakan Sapi 5 Ribu Ha di Sulsel (49007)
Peternakan sapi Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Perusahaan peternakan terintegrasi yang baru saja melantai di bursa saham, PT Widodo Makmur Unggas Tbk, menjajaki untuk membuka peternakan sapi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hal itu diungkapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, di acara coffee morning Pemprov Sulsel.
ADVERTISEMENT
Nurdin Abdullah menyatakan, Pemprov Sulsel telah mencapai kesepakatan kerja sama dengan PT Widodo Makmur Unggas Tbk, dalam upaya mewujudkan daerah itu sebagai lumbung daging sapi nasional.
Menurutnya, Pemprov Sulawesi Selatan bahkan tengah menyiapkan lahan peternakan sapi seluas 5.000 hektare di Seko untuk memaksimalkan kerja sama tersebut. "Kami kemarin bertemu dengan seluruh pimpinan PT Widodo Makmur Unggas Group. Kita akan menyusun kerja sama dalam pengembangan peternakan sapi, dan kita akan fokuskan di Seko, Luwu Utara," ujarnya seperti dilansir Antara, Selasa (9/2).
Untuk diketahui emiten berkode saham WMUU itu resmi melepas sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/2) lalu. Dalam gelaran penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) itu, Widodo Makmur Unggas melepas sebanyak 5.923.076.900 saham baru ke publik, setara dengan sebanyak-banyaknya 35 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah IPO.
Widodo Makmur Unggas Jajaki Buka Peternakan Sapi 5 Ribu Ha di Sulsel (49008)
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat melaunching pelaksanaan vaksinasi corona di RS Dadi Makassar, Kamis (14/1). Foto: Dok. Istimewa
Harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp 180 per saham. Dengan demikian, dari IPO itu WMUU berpotensi meraup dana segar sebesar Rp 1,06 triliun.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Widodo Makmur Unggas, Ali Mas’adi, mengatakan perseroan akan menggunakan dana IPO sebesar 74 persen untuk ekspansi dengan menambah serta memperluas sarana produksi.
“Antara lain untuk pembangunan fasilitas Breeding PS Farm di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunan fasilitas Layer Commercial Farm di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan fasilitas Hatchery di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Pembangunan fasilitas Broiler Commercial Farm di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa,” ujar Direktur Utama Widodo Makmur Unggas, Ali Mas’adi dalam Public Expose Virtual, Rabu (6/1).
Sementara rencana ekspansi Widodo Makmur Unggas ke bisnis peternakan sapi di Sulawesi Selatan, seperti diungkapkan Nurdin Abdullah, tidak masuk rencana ekspansi seperti yang disebutkan Ali Mas'adi.
ADVERTISEMENT