Bonek Apresiasi Sterilisasi GBT Jelang Piala Dunia U-17 Dicabut

19 September 2023 19:40
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya
ADVERTISEMENT
Kelompok suporter Persebaya Surabaya, Bonek, mengapresiasi langkah Kementerian PUPR yang telah mencabut sterilisasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) jelang Piala Dunia U-17 2023.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Persebaya terancam tak bisa menggunakan GBT untuk pertandingan Liga 1 2023/24 melawan Arema FC yang dijadwalkan 23 September mendatang. Pasalnya, GBT akan direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U-17.
Namun, Kementerian PUPR kemudian mencabut sterilisasi pada Selasa (19/9). Alhasil, Pertandingan Persebaya vs Arema bisa digelar di GBT.
"Kami mengapresiasi pemerintah yang sudah mau mendengar aspirasi publik Kota Surabaya, baik Ketua Umum PSSI, Kementerian PUPR, Wali Kota Surabaya, dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator," ujar perwakilan Bonek, Alex Tualeka, dalam keterangan resmi.
Pekerja melakukan perawatan rumput lapangan Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/3/2023). Foto: Rizal Hanafi/Antara Foto
Alex menilai, langkah yang dilakukan PSSI, PT LIB, maupun Kementerian PUPR untuk melakukan renovasi usai laga big match melawan Arema adalah langkah yang tepat. Selain sesuai dengan aspirasi suporter, langkah itu juga memberi kesempatan bagi semua pihak yang sedang bersiap menyambut laga besar tersebut.
ADVERTISEMENT
"Apresiasi atas langkah bijak mereka semua yang sangat responsif untuk mau mengambil kebijakan yang sesuai dengan aspirasi publik para pencinta Persebaya," kata Alex.
"Sejak awal ketika kami mendengar Piala Dunia U-17 itu pembukaannya akan di Surabaya itu teman-teman Bonek menyambut positif dan menyiapkan langkah untuk menyukseskan Piala Dunia," sambungnya.
Dalam kesempatan lain, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI mengungkapkan bahwa renovasi GBT akan mulai dilakukan pada 24 September, sehari setelah duel Persebaya vs Arema.
Sementara itu, Erick mengatakan Persebaya akan berdiskusi lebih lanjut dengan PT LIB terkait jadwal laga kandang. Pilihannya ada dua, jadwal diubah atau bermain di stadion lain.
Ketum PSSI Erick Thohir dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit memberikan keterangan pers di lobi Rupatama Mabes Polri, Selasa (19/9/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan
"Kemarin saya diskusi dengan pihak Pak Basuki Kementerian PUPR dan juga PT LIB, memang kembali kami mesti apresiasi yang ada di Jawa Timur sehingga mundurnya, kan, cuma sehari. Artinya tanggal 24 [September] stadion itu sudah tidak bisa dipergunakan lagi," kata Erick usai audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa (19/9).
ADVERTISEMENT
"Dari Persebaya juga mengamini mereka akan diskusi dengan PT LIB apakah itu akan reschedulling jadwal semuanya jadi jadwal tandang atau tetap jadwal kandang tapi memakai lapangan yang berbeda.
"Ini juga bagian bagaimana kami mendorong, dari pada animo masyarakat yang ada di Surabaya untuk bisa mendukung full dari pada keberadaan Timnas," pungkasnya.
Selain GBT, Piala Dunia U-17 akan dilaksanakan di tiga tempat lainnya, yakni Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), dan Stadion Manahan (Solo). Turnamen dijadwalkan mulai bergulir pada 10 November mendatang.