Kumparan Logo

Erick Thohir Minta Timnas U-22 Tak Remehkan Timor Leste

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Indonesia U-22 Marselino saat selebrasi bersama tim usai berhasil mencetak gol ke gawang Myanmar di SEA Games 2023. Foto: Dok. PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Indonesia U-22 Marselino saat selebrasi bersama tim usai berhasil mencetak gol ke gawang Myanmar di SEA Games 2023. Foto: Dok. PSSI

Timnas U-22 Indonesia akan menghadapi Timor Leste di matchday ketiga Grup A SEA Games 2023, Minggu (7/5) besok. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, minta 'Garuda Muda' meremehkan lawan.

Timor Leste memang telah menelan dua kekalahan di dua laga awal. Namun demikian, mereka berhasil bangkit dan mengalahkan Filipina dengan skor 3-0 pada Kamis (4/5) lalu.

Menurut Erick, kebangkitan yang terjadi di tubuh Timor Leste itu harus diwaspadai. Pasalnya, apa pun bisa terjadi di sepak bola sebelum peluit panjang berbunyi.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Gedung BUMN, Kamis (13/4). Foto: PSSI

"Tidak boleh anggap remeh, sepak bola itu bulat. Timor Leste saja kemarin mengalahkan Filipina. Kita tetap harus waspada," kata Erick kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/5) lalu.

Timnas U-22 saat ini memuncaki klasemen sementara Grup A dengan 6 poin. Sementara itu, Kamboja yang punya 4 poin ada di peringkat kedua, sedang Timor Leste dan Myanmar berurutan di peringkat ketiga dan keempat dengan koleksi 3 poin.

Pasukan Indra Sjafri tak terkalahkan di dua laga awal. Bukan hanya itu, Timnas U-22 paling produktif dalam produktivitas gol dibanding tim lain dengan 8 gol dan satu-satunya tim yang belum kebobolan.

Pemain Timnas Indonesia U-22 Sananta saat selebrasi usai berhasil mencetak gol ke gawang Myanmar di SEA Games 2023. Foto: Dok. PSSI

Lebih lanjut, Erick merasa terlalu dini untuk menilai performa Timnas U-22. Menurutnya, setiap pemain di skuad Indra Sjafri harus memiliki rasa solidaritas dan mental yang kuat.

"Ini masih terlalu dini, kita memang menang dua pertandingan, tetapi ke depannya jangan sampai tampil tidak baik," jelas Erick.

"Saya percaya kunci perbaikan timnas selain mempunyai kompetisi yang baik, seleksi pemain yang baik, tetapi setelah menjadi sebuah tim harus punya kebersamaan dan mental.Ini yang sering saya yakini di banyak hal," pungkasnya.