Sempat Tertinggal, Milan Menang Tipis Atas Genoa

Rekor selalu kalah yang sudah diderita AC Milan sepanjang empat pertandingan Serie A akhirnya terhenti di Stade Luigi Ferraris, Minggu (6/10/2019) dini hari WIB. Menghadapi Genoa, pasukan Marco Giampaolo itu menciptakan comeback 2-1.
Lasse Schoene berhasil mencetak gol duluan di laga ini pada menit ke-40. Lalu, baru Theo Hernandez dan Franck Kessie membalas gol tersebut di awal babak kedua.
Dengan begitu, untuk sementara waktu, Milan selamat dari ancaman degradasi. Tepatnya, sang kampiun Liga Champions tujuh kali ini naik dari peringkat ke-16 menuju peringkat ke-11 dengan bermodalkan 9 poin.
Di laga ini, sejumlah perubahan terlihat dalam susunan kesebelasan Milan -- yang disusun dalam sistem 4-3-3. Tidak ada Gianluigi Donnarumma di gawang, karena tugas mencegah gol diberikan kepada Pepe Reina tak lama sebelum laga ini dimulai.
Matteo Mussachio masih menjalani hukuman larangan tampil, sehingga Leo Duarte yang menjadi tandem Alessandro Romagnoli di jantung pertahanan. Sementara, Lucas Biglia kembali melengkapi Franck Kessie dan Hakan Calhanoglu di lini tengah.
Terakhir, Giacomo Bonaventura mengemban tugas Rafael Leao dan beroperasi di sayap kiri. Seperti biasanya, ada juga Krzysztof Piatek dan Jesus Suso di lini serang Milan.
Sementara, Genoa tampil dengan pakem 3-4-1-2. Seperti biasa, Christian Kouame bertandem dengan sang penyerang muda Andrea Pinamonti. Kedua pemain ini sudah mencetak 4 gol sepanjang Serie A musim ini bergulir.
Di babak pertama, Milan betul-betul nelangsa. Permainan keras, ditambah dengan kedisiplinan merapatkan jarak antarlini, yang ditunjukkan Genoa membunuh kreativitas lini tengah Milan. Sehingga, Milan pun cuma melepas 2 tembakan akurat.
Derita Milan ini kemudian bertambah dengan agresivitas serangan Genoa. Hingga turun minum, pasukan Aurelio Andreazzoli ini sudah menciptakan 4 kans emas. Salah satunya berujung gol dalam situasi tendangan bebas pada menit ke-40.
Sebenarnya, saat itu tembakan yang dilancarkan Lasse Schoene tak betul-betul berbahaya. Hanya saja, upaya Reina untuk menangkap bola malah membikin gawangnya kebobolan. Dengan begitu, babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk Milan.
Situasi ini membuahkan reaksi dari Giampaolo. Sebelum sepak mula babak kedua dilakukan, allenatore kelahiran Swiss ini menarik keluar Piatek dan memasukkan Leao. Juga mengganti Calhanoglu dengan Paqueta. Hasilnya ialah gol di menit ke-51.
Prosesnya bermula dari langkah Paqueta melancarkan umpan kepada sang full-back kiri, Theo Hernandez, dalam skema tendangan bebas. Usai melakukan solo-run, eks pemain Real Madrid ini melayangkan sepakan yang gagal dihalau Andrei Radu.
Setelah skor menjadi 1-1, momentum berbalik menguntungkan Milan. Di menit ke-57, Leao melambungkan bola di kotak penalti lawan dan mengenai tangan Davide Biraschi. Tak lama, wasit menyimak kembali insiden ini via Video Assistant Referee.
Setelahnya, penalti diberikan kepada Milan dan Biraschi mendapatkan kartu kuning. Biraschi mempertanyakan keputusan ini, dan wasit tak senang. Maka keluarlah kartu kuning kedua dari saku baju untuk bek berusia 25 tahun itu.
Sebagai eksekutor, Kessie mampu melakukan tugasnya dengan baik. Skor pun berbalik menjadi 2-1 untuk Milan. Setelahnya, kedua tim saling bergantian untuk menyerang. Bahkan setelah Davide Calabria mendapatkan kartu merah di menit ke-78.
Di akhir pertandingan, penalti kembali diberikan. Tetapi, kali ini untuk Genoa akibat Reina dianggap menjuhkan Koame di kotak terlarang. Beruntungnya, Reina bisa menggagalkan eksekusi penalti Schoene. Laga ini pun berakhir 2-1 untuk Milan.
