Spurs di Masa Sulit, Pochettino Tak Ragukan Komitmen para Pemain

Jelas terlihat Tottenham Hotspur tengah berada di masa sulit. Minggu lalu mereka didepak tim League Two, Colchester, dari Piala Liga. Tengah pekan ini, Spurs dipermalukan Bayern Muenchen dengan skor 2-7 saat berlaku sebagai tuan rumah.
Dengan hasil-hasil tersebut, artinya tim berjuluk The Lilywhites ini hanya mampu memenangi tiga pertandingan pada musim ini. Situasi ini tak luput dari pantauan Mauricio Pochettino. Kendati demikian, manajer Spurs itu enggan menyalahkan para pemainnya.
"Saya tak memiliki keraguan terhadap para pemain di tim saya. Saya yakin mereka selalu berusaha yang terbaik untuk memenangi pertandingan," kata Pochettino dilansir BBC Sport.
"Yang saya tahu, mereka tampil untuk membanggakan diri mereka sendiri, keluarga, klub dan bahkan para pelatih. Kembali saya tegaskan, komitmen mereka tak pernah saya ragukan," lanjut manajer kelahiran Santa Fe, Argentina, itu.
Sejumlah pemain Spurs sendiri masa depannya masih belum jelas. Kontrak Christian Eriksen hanya tersisa semusim, begitu pula untuk duo bek yang sejauh ini masih menjadi nyawa lini belakang Spurs, Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen.
Sementara itu, Danny Rose dan Victor Wanyama gagal dijual Spurs pada bursa transfer musim panas silam. Sempat muncul rumor bahwa inilah yang membuat harmoni di ruang ganti Spurs kini terganggu. Namun, Pochettino menampik rumor ini.
"Hasil buruk yang kami dapatkan tentu tak bisa mengubah sepenuhnya persepsi atau ide yang ada di kepala kami. Ini artinya, semua bukan gara-gara beberapa pemain yang kontraknya hanya tersisa satu musim lagi," kata Pochettino.
"Yang terpenting sekarang bukan mencari kambing hitam. Melainkan ini: Kami harus kembali bersama demi kembali menemukan kemenangan," lanjutnya.
Paling dekat, Spurs bakal menghadapi Brighton and Hove Albion di Falmer Stadium, Sabtu (5/10/2019). Seharusnya, Brighton -- yang total hanya membikin 5 gol dan kebobolan 10 musim ini -- bisa menjadi pelampiasan sang finalis Liga Champions 2018/19 itu.
