Hadapi Yordania & Armenia, Ini Kekuatan Lawan Timnas Wanita Indonesia

Timnas Wanita Indonesia akan melakukan dua pertandingan persahabatan pada FIFA Matchday (FMD) Oktober 2026. Garuda Pertiwi akan dijadwalkan bertemu Armenia pada Sabtu (10/10) Yordania pada Selasa (13/10) di Amman, Yordania.
Dua pertandingan ini menghadirkan lawan yang jauh berbeda. Yordania memiliki rekam jejak di regional yang mentereng, sedangkan Armenia menjadi lawan yang baru bagi Garuda Pertiwi.
Yordania, Tuan Rumah dengan Segudang Prestasi
Yordania saat ini menempati peringkat 76 FIFA per 16 Juni 2026, jauh di atas Indonesia yang berada di peringkat 110.
Sebagai catatan, Yordania merupakan pemegang gelar juara WAFF Women’s Championship terbanyak dengan enam gelar juara. Mereka juga pernah menjuarai Arab Women’s Cup pada 2021.
Yordania datang ke laga ini dengan modal positif. Pada laga persahabatan internasional terakhir mereka, 9 Juni 2026, Yordania menang tipis dengan skor 1-0 atas Palestina.
Meski begitu, pertandingan melawan Yordania bukan yang pertama kalinya buat Garuda Pertiwi. Kedua kesebelasan sebelumnya pernah berhadapan pada Women’s Tri Nation Cup pada 28 Mei 2025.
Saat itu, Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Yordania di King Abdullah II Stadium, Amman, Yordania. Gol Garuda Pertiwi dicetak oleh Remini Rumbewas pada menit ke-33.
Armenia: Lawan Baru Indonesia
Berbeda dengan Yordania, Armenia adalah lawan yang sama sekali baru bagi Garuda Pertiwi. Laga di FIFA Matchday Oktober nanti akan menjadi pertemuan pertama kedua negara.
Secara peringkat, Armenia berada di posisi 147 FIFA per 16 Juni 2026. Jika dibandingkan dengan Indonesia, peringkat Armenia masih di bawah Garuda Pertiwi.
Dari sisi performa, catatan Armenia juga belum menggembirakan. Dalam empat laga terakhir di kualifikasi Piala Dunia Wanita zona UEFA, mereka belum meraih satu pun kemenangan.
Armenia mengalami tiga kekalahan dari Kazakhstan 0-3, Belarus 0-3 dan 0-6. Satu-satunya poin mereka dapatkan saat menahan imbang Kazakhstan dengan skor 1-1. Dari empat laga tersebut, Armenia baru mengumpulkan satu poin dan hanya mencetak satu gol
Meski demikian, status sebagai lawan baru membuat pertandingan ini tetap punya tantangan tersendiri. Tanpa rekam jejak pertemuan sebelumnya, Garuda Pertiwi tidak punya gambaran strategi mengenai permainan Armenia.
Dua laga ini menjadi kesempatan penting bagi Akira Higashiyama dan skuadnya untuk mengukur perkembangan tim jelang agenda internasional berikutnya.
Melawan Yordania, Garuda Pertiwi akan diuji soal konsistensi menghadapi tim dengan rekam jejak lebih matang. Sementara melawan Armenia, tantangannya adalah memastikan kemampuan skuad Indonesia beradaptasi dengan lawan atau kondisi yang tidak familiar di lapangan.
