Kumparan Logo

Lionesses Effect: usai Juara Euro, Lahir 1.500 Tim Sepak Bola Wanita di Inggris

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Inggris Lauren James merayakan gol pertamanya bersama rekan setimnya pada pertandingan Piala Dunia Wanita 2023 di Stadion Sepak Bola Sydney, Sydney, Australia, Jumat (28/7/2023). Foto: Carl Recine/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Inggris Lauren James merayakan gol pertamanya bersama rekan setimnya pada pertandingan Piala Dunia Wanita 2023 di Stadion Sepak Bola Sydney, Sydney, Australia, Jumat (28/7/2023). Foto: Carl Recine/REUTERS

Kesuksesan Timnas Wanita Inggris di kancah internasional dalam beberapa tahun terakhir berhasil menginspirasi para wanita di negaranya. Kini, lahir ribuan tim sepak bola wanita baru di Inggris.

Berdasarkan laporan Telegraph, tim sepak bola wanita baru di Inggris melonjak drastis dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir. Pada 2017 lalu, ada 5.632 tim wanita yang terdaftar di 31 wilayah Inggris.

Sedangkan, saat ini ada 12.150 tim wanita yang tersebar di seluruh dataran Inggris. Ini berarti dalam tujuh tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah tim wanita sebanyak dua kali lipat.

Lonjakan tertinggi terjadi pada 2022 lalu setelah Inggris memenangi Euro 2022. Sekitar 1.500 tim wanita baru terdaftar di Inggris setelah Lionesses mengangkat trofi Euro pertamanya usai mengalahkan Jerman di Stadion Wembley, London.

Gelandang Inggris Ella Toone merayakan gol penyama kedudukan pada pertandingan sepak bola perempat final UEFA Women's Euro 2022 antara Inggris dan Spanyol di Brighton & Hove Community Stadium, di Brighton, Inggris selatan pada 20 Juli 2022. Foto: Glyn KIRK / AFP

Penyerang Lionesses, Ella Toone, kagum dengan peningkatan jumlah tim wanita di negaranya. Menurut pemain Manchester United itu, ada dua faktor yang membuat tim sepak bola wanita di Inggris semakin banyak: timnas berprestasi dan sepak bola wanita disiarkan di televisi.

"Saat tumbuh dewasa, tidak ada (laga) sepak bola wanita yang ditayangkan di televisi, jadi saya nggak punya panutan pemain wanita," kata Toone kepada BBC.

"Sekarang kita bisa nonton Lionesses tampil di televisi, pertandingan Liga Inggris Wanita juga ditayangkan di televisi, dan sekarang anak wanita mulai mencari dan punya idola," sambungnya.

Baroness Sue Campbell, Direktur Sepak Bola Wanita di Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), juga bilang kalau Lionesses adalah faktor utama meningkatnya jumlah tim wanita di Inggris. Dan, saat ini pihaknya berupaya mewujudkan agar sepak bola dapat dimainkan semua anak-anak putri tanpa memandang latar belakang mereka.

"Saat kita melihat ke depan, tujuh tahun ke depan dan seterusnya, prioritas kami adalah membuat permainan ini dapat diakses oleh semua wanita dan anak-anak perempuan, sehingga tidak peduli latar belakang atau bagaimana keadaan mereka, semua orang dapat mengakses manfaat sepak bola dan peluang yang ada," tutur Sue Campbell.

Pelatih tim Inggris Sarina Wiegman (kanan) dan penjaga gawang Mary Earps dalam konferensi pers di Stadion Australia di Sydney pada 11 Agustus 2023, menjelang pertandingan sepak bola Piala Dunia Wanita antara Kolombia dan Inggris. Foto: David Grey / AFP

Prestasi Timnas Wanita Inggris memang lagi jaya-jayanya setelah Sarina Wiegman ditunjuk jadi pelatih Inggris pada 2021. Beberapa prestasi berhasil diraih oleh Millie Bright dkk.

Yang paling membanggakan tentu adalah saat mereka memenangi Euro 2022. Itu adalah trofi Euro pertama Inggris sepanjang sejarah keikutsertannya. Selain itu, di era Wiegman juga Inggris jadi juara Finalissima 2023 edisi pertama dan pertama kalinya menjejak final Piala Dunia Wanita di edisi 2023.

instagram embed