Profil Steph Houghton, Kapten Man City yang Putuskan Pensiun di Akhir Musim

2 April 2024 17:30 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Steph Houghton saat bermain untuk Manchester City wanita. Foto: Molly Darlington/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Steph Houghton saat bermain untuk Manchester City wanita. Foto: Molly Darlington/REUTERS
ADVERTISEMENT
Di usianya yang ke-35 tahun, Steph Houghton, kapten Manchester City, resmi pensiun dari dunia sepak bola. Keputusan itu diumumkan langsung oleh Houghton melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (27/3) pekan kemarin.
ADVERTISEMENT
“Tidak mudah untuk mengatakannya, tapi saya akan gantung sepatu pada akhir musim Liga Inggris Wanita (WSL) ini,” tulis Steph Houghton lewat akun @stephhoughton2.
“Merupakan suatu kehormatan bisa mewakili Sunderland, Leeds United, Arsenal, dan berada dalam perjalanan luar biasa yang telah saya jalani bersama Manchester City selama 10 tahun terakhir,” sambung Houghton.
“Saya tidak sabar untuk apa pun yang akan terjadi selanjutnya. Sementara ini, saya tetap fokus memberikan semua yang saya miliki untuk Manchester City dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.
Tiga tahun lalu, Houghton pamit undur diri dari Timnas Wanita Inggris. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu beberapa kali mengalami cedera parah yang mengganggu aktivitasnya di sepak bola, mulai dari patah kaki, ACL, hingga robeknya tendon achilles.
ADVERTISEMENT
Karenanya, sang pelatih, Sarina Wiegman, memutuskan untuk tak lagi memperpanjang karier internasional Houghton bersama Lionesses. Dan kini, pemilik nama lengkap Stephanie Jayne Darby itu resmi meninggalkan dunia Si Kulit Bundar untuk selamanya.
Lantas, siapa Steph Houghton? Seperti apa kiprahnya di luasnya lapangan hijau? Intip profilnya di sini.
Steph Houghton saat bermain untuk Manchester City wanita. Foto: Craig Brough/REUTERS

Menangi Tiga Gelar WSL Bersama Arsenal dan City

Lahir di Durham, Inggris, pada 23 April 1988, Houghton memulai kiprahnya di sepak bola wanita profesional sejak usianya baru menginjak 14 tahun. Kala itu, ia bergabung dengan klub divisi dua Inggris, Sunderland, pada 2002.
Bersama tim berjuluk The Black Cats tersebut, Houghton menyabet penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik FA 2006/07. Namun, di musim yang sama, timnya terdegradasi. Ia lalu memutuskan keluar setelah bermain sebanyak 61 kali dan menciptakan 24 gol.
ADVERTISEMENT
Setelah itu, Houghton jadi incaran banyak klub divisi satu Inggris, seperti Arsenal dan Everton. Akan tetapi, ia tak menggubrisnya. Houghton memilih Leeds Carnegie dan mulai bergabung pada 2007. Di sana, ia sukses membawa timnya menjuarai Piala Liga Utama Wanita FA 2010.
Setelah 47 kali bermain untuk Leeds dan melesakkan sembilan gol, Houghton kemudian hengkang dan menandatangani kontrak dengan Arsenal hingga 2013.
Karier Houghton bersama The Gunners amat cemerlang. Ia mampu menyabet banyak trofi di tiga tahun masa kontraknya: WSL (2011 & 2012), Piala FA (2010/11 & 2012/13), dan Conti Cup (2011, 2012, 2013). Dari 39 pertandingan yang dilakoninya bersama The Gunners, Houghton ciptakan tujuh gol.
Pada 5 Desember 2013, Houghton hengkang dari Arsenal. Istri dari mantan pemain Bradford City, Stephen Darby, itu kemudian memutuskan bergabung ke Manchester City dari 1 Januari 2014 hingga akhir musim nanti.
ADVERTISEMENT
Selama satu dekade berseragam The Citizens, Houghton sukses mempersembahkan berbagai trofi untuk timnya: WSL (2016), Piala FA (2016/17, 2018/29, 2019/20), dan Conti Cup (2014, 2016, 2018/19, 2021/22).
Steph Houghton saat bermain untuk Timnas Wanita Inggris. Foto: FRANCK FIFE / AFP

Karier Internasional: Pensiun karena Cedera

Sebelum dipanggil ke timnas senior, Houghton terlebih dahulu bermain untuk kelompok usia, mulai dari U-19, U-21, dan U-23. Ia baru debut di Lionesses pada 2007, saat timnya menang 6-0 atas Rusia dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Milton Keynes, Inggris.
Bak mimpi buruk, di tahun yang sama, Houghton mengalami patah kaki. Cedera itu membuatnya harus absen dari gelaran Piala Dunia Wanita 2007.
Dua tahun berselang, Houghton cedera lagi. Cedera yang menyerang lututnya itu mengharuskannya absen dari EURO 2009. Beruntung, dirinya masih dipertahankan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan menjadi pemain inti di bawah kepemimpinan Hope Powell.
ADVERTISEMENT
Pada 2012, Houghton tampil untuk Tim GB di ajang Olimpiade. Ia menjadi penentu kemenangan timnya atas Brasil di laga pamungkas Grup E. Gol semata wayang yang diciptakan Houghton ketika laga baru berjalan dua menit itu berhasil menempatkan Tim GB memuncaki klasemen Grup E dan lolos ke babak berikutnya.
Dua tahun kemudian, Houghton ditunjuk sebagai kapten Lionesses oleh sang pelatih, Mark Sampson. Ia menjadi pemimpin lapangan kala timnya berlaga di Piala Dunia Wanita 2015 Kanada.
Di turnamen sepak bola wanita paling elite sejagat itu, Houghton berhasil mencetak gol Piala Dunia pertamanya, yakni saat Inggris unggul 1-2 atas Norwegia di 16 besar.
Di babak perempat final, pemain bernomor punggung enam itu dianugerahi MVP atau pemain terbaik setelah menang 2-1 atas Kanada, yang membuat mereka lolos ke partai semifinalis untuk kali pertama sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia Wanita.
Steph Houghton saat bermain untuk Timnas Wanita Inggris. Foto: PHILIPPE DESMAZES / AFP
Houghton mendapat caps ke-100 pada 11 November 2018 saat Inggris melawan Swedia di kualifikasi Piala Dunia Wanita 2019 zona Eropa. Namun, mereka kalah lewat dua gol yang dilesakkan pemain Blagult, Sofia Jakobsson (20’) dan Anna Avengard (33’).
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, Inggris tetap melaju ke putaran final Piala Dunia Wanita 2019 berstatus juara Grup 1 dan Houghton menjadi bagian dari skuad.
Sama seperti edisi sebelumnya, kiprah Lionesses di Piala Dunia Wanita 2019 berakhir sebagai semifinalis. Mereka jadi juara Grup D dengan poin sempurna (9), menang 3-0 atas Kamerun di 16 besar, 0-3 atas Norwegia di perempat final, kemudian kalah 1-2 dari Amerika Serikat di semifinal.
Setelah itu, Inggris dinyatakan lolos ke putaran final EURO Women 2022. Namun, Houghton tak dipanggil Sarina Wiegman untuk masuk ke skuad karena cedera yang dideritanya. Cedera itulah yang membuat Houghton harus pensiun dari tim nasional Inggris.
Selama 14 tahun berseragam Lionesses, Houghton mencatatkan total 121 caps dan menyumbang sebanyak 13 gol.
ADVERTISEMENT