6 Kebiasaan Ngemil yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Banyak orang yang mati-matian menghindari camilan saat sedang diet. Sebab, ngemil dianggap sebagai sesuatu yang bisa merusak program penurunan berat badan. Alhasil, rasa lapar pun harus ditahan sampai waktu makan berat selanjutnya.
Tenang saja, walaupun kamu sedang diet, kegiatan ngemil masih bisa tetap jalan, kok! Dengan tips tertentu, hasrat ngemil tetap terpenuhi, tanpa harus mengorbankan angka timbangan.
Berikut telah kumparan rangkum enam tips ngemil saat sedang diet, di antaranya:
1. Ngemil makanan yang kaya protein
Pengin ngemil di sela-sela waktu makan? Pilihlah jenis kudapan yang kaya protein seperti greek yoghurt atau keju. Sebab, sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Missouri, Colombia menemukan, konsumsi kudapan tinggi protein di siang hari bisa meningkatkan kualitas diet dan mengendalikan nafsu makan. Dengan begitu, kita tak akan kalap menyantap terlalu banyak makanan.
2. Pilih camilan rendah kalori
Kalau kamu kepengin ngemil di sela sela makan berat, pastikan kadar kalorinya tak sebanyak menu makan siang atau makan malammu. Sebaiknya, pilihlah jenis kudapan yang memiliki asupan kalori sebesar 100 sampai 200.
3. Pisahkan kudapan jadi per porsi
Untuk mencegah ngemil sampe berlebihan, sebaiknya pisahkan dulu tiap-tiap kudapan dalam beberapa porsi. Masukkan beberapa camilan ke dalam wadah-wadah kecil supaya porsinya terkontrol. Dengan begitu, kita bisa membatasi jumlah asupan kalori total yang kita santap setiap harinya.
4. Ngemil buah dan sayuran
Supaya diet tetap lancar, coba konsumsi berbagai produk segar sebagai menu camilan. Pilihlah buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan jus. Dengan begitu, kita bisa tetap mendapat asupan nutrisi dan mineral, sekaligus memuaskan hasrat untuk ngemil.
5. Ngemil saat lagi lapar saja
Ingat, camilan bukan untuk mengisi waktu kala kebosanan, atau meredakan emosi saja. Camilan berguna untuk menjaga kestabilan kadar gula darah, saat kita belum sempat menyantap makanan berat. Maka itu, usahakan untuk menyantap camilan saat sedang lapar saja.
6. Minum air
Dilansir Eat This, Not That, terkadang kita salah mengartikan rasa haus sebagai lapar, dan berakhir menyantap lebih banyak kalori. Studi yang dipublikasikan dalam Physiology & Behaviot Journal menemukan, 60 persen partisipan merespon rasa haus mereka dengan makan.
Pangkas kelebihan asupan kalorimu dengan cara minum sebotol air. Kalau kamu masih merasa lapar setelah minum, baru deh cemil-cemil.
