kumparan
21 Januari 2020 20:24

Ada Nastar yang Tak Pakai Selai Nanas, Terus Apa Isinya?

Ilustrasi nastar
Ilustrasi nastar Foto: dok.shutterstock
Nastar ternyata enggak cuma jadi camilan favorit saat perayaan Idul Fitri dan Natal. Kue kering ini juga merupakan sajian khas Imlek. Konon, kue kekuningan ini melambangkan kemakmuran, rezeki melimpah, hingga keberuntungan.
ADVERTISEMENT
Tapi apa jadinya kalau nastar yang kamu makan justru enggak ada isinya? Atau jangan-jangan, kamu salah satu dari mereka yang cuma suka makan kuenya saja, lalu membuang isi selai nanasnya, ngaku deh...
Kalau kamu salah satu yang enggak suka selai nanas dalam nastar --seperti saya-- selamat! Sekarang kamu bisa menikmati nastar tanpa harus memilah-milah isiannya. Nastar tanpa selai nanas ini dijual oleh BoTART Singapura.
Mengutip CNA Lifestyle, ide untuk membuat nastar tanpa selai nanas ini muncul dari ketiga pemiliknya yang memiliki kebiasaan kecil sama: yakni sama-sama enggak suka selai nanas.
Ilustrasi nastar
Ilustrasi nastar Foto: dok.shutterstock
"Setiap tahun kami merasa dipaksa untuk menggigit kulit luar nastar, dan membungkus isian selainya pakai tisu. Dan, membuangnya ketika orang tua kita enggak ada karena takut dimarahi atau ditertawakan," ungkap Timothy Chia, chef sekaligus salah satu pemilik BoTart.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Akhirnya, sejak tahun lalu mereka membuat sendiri nastar versi tanpa selai nanas. Sebagai penggantinya, cita rasa nanas yang khas dibuat dari mentega nanas yang dicampurkan dalam adonan. Sehingga harum nanas nan manis-segar, berpadu lembut dengan butter yang creamy.
BoTart menawarkan dua varian produk; pineappless tarts tanpa selai nanas seharga SGD 16,8 (Rp 170 ribu), dan pineapple glazed tarts dengan topping selai nanas SGD 18,8 (Rp 190 ribu).
Loading Instagram...
Meskipun terdengar sedikit aneh, tapi rupanya nastar tanpa nanas ini punya banyak penggemar. Dijual secara online melalui Intagram, tahun ini BoTART berhasil menjual hingga 250 stoples, dan sudah habis terpesan untuk Tahun Baru Imlek pada tanggal 25 Januari nanti.
Bagaimana, kamu tertarik mencoba camilan unik ini juga?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan