kumparan
26 Agustus 2019 14:22

Bakmi Tiga Marga, Bakmi Babi Tersembunyi di Permata Hijau

Bakmi Tiga Marga.
Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Tak sulit menemukan bakmi enak di Jakarta. Jakarta jadi tempat pertemuan berbagai budaya. Tak heran, mi di Jakarta juga mengalami metamorfosa; baik dari sisi topping, tampilan, hingga kuahnya.
ADVERTISEMENT
Sebut saja bakmi pontianak atau bakmi medan. Keduanya punya rasa dan tampilan yang juga beda.
Masih segar dalam ingatan, ketika kami bertemu dengan Kafi Kurnia, Managing Director perusahaan kuliner Peka Consult Inc. Ia mengungkap bahwa Jakarta merupakan ‘republik mi’.
“Tidak ada mi yang variasinya sebanyak di Jakarta. Mulai dari mi yang paling sederhana, halal, non-halal, semuanya ada," ungkapnya.
Bagi sebagian orang, bakmi merupakan comfort food. Tak heran, ketika banyaknya inovasi kuliner, masih banyak kedai mi yang bertahan. Ada Bakmi Gang Kelinci, Bakmi Boy, Bakmi Alok, dan lainnya.
Bahkan, ada pula pemain baru yang turut meramaikan pilihan bakmi enak di Jakarta. Salah satunya adalah Bakmi Tiga Marga yang digagas oleh Leonard Theosabrata, Founder Indoestri.
ADVERTISEMENT
kumparan mencoba bakmi yang sedang ramai di Instagram tersebut (26/8). Bakmi Tiga Marga baru saja buka 6 Juli 2019. Uniknya, kedai ini buka di daerah Permata Hjjau. Rasanya agak kontras melihat ada kedai bakmi yang berada di sebuah komplek perumahan besar.
Dari luar, Bakmi Tiga Marga seperti rumah di kawasan Permata Hijau pada umumnya. Namun, ketika kamu mulai melihat kepulan asap dan seorang penjual kembang tahu di depannya; itulah tempatnya.
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Sampai ke dalam, kamu akan terpukau dengan ornamen jadul khas kedai mi. Ada banyak foto-foto Jakarta jaman dulu. Agak ke belakang, kamu akan menemukan satu spot foto Instagrammable dengan latar tulisan Wong Dai Li.
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Pada postingan Instagramnya, Leonard menjelaskan bahwa itu adalah gabungan dari tiga marga; Wang, Dai, dan Li. Artinya adalah king agent; raja distributor.
ADVERTISEMENT
Pilihan bakminya ada dua; dengan ayam dan daging babi. Kami memilih bakmi jumbo babi (Rp 40 ribu) dan bakmi jumbo spesial (Rp 45 ribu). Memang harganya agak mahal; namun porsinya benar-benar besar.
Bakmi Tiga Marga.
Perbedaan porsi biasa dan jumbo di Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Bakmi jumbo spesial menggunakan daging babi dan ayam rebus cincang. Topping daging babinya manis sehingga cocok dengan bumbu mi yang gurih. Pilihan minya hanya ada yang halus. Kamu bisa memilih untuk pakai kuah banyak, sedikit, atau tidak sama sekali.
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi jumbo spesial. Foto: Toshiko/kumparan
Sebagai pelengkap bakmi ada pilihan bakso sapi, pangsit, atau swikiaw. Bisa pesan 1/2 atau satu porsi (Rp 30 ribu). Pilihan kami jatuh kepada pangsit dan swikiaw.
Keduanya datang dengan tambahan topping babi cincang kecap di atasnya. Teksturnya sungguh empuk dan dagingnya pun cukup banyak. Sedikit catatan soal swikiawnya, mereka menggunakan daun ketumbar atau coriander
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi jumbo babi dan swekiaw. Foto: Toshiko/kumparan
Diaduk semuanya dan tambah sambal; rasa manis, gurih, dan pedas pun menyatu. Agak kurang gurih memang; namun kamu bisa menambahkan sedikit kecap asin. Pokoknya sesuai selera.
ADVERTISEMENT
Oh iya, bakmi yang dipakai juga dibikin langsung di tempat. Maka itu teksturnya lebih kenyal dan memang harus dinikmati sesaat setelah disajikan.
Bakmi Tiga Marga.
Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Selain bakmi, ada berbagai camilan lezat di sini. Misalnya saja bakpao, siomay, lemper, dan bakcang. Kami menjatuhkan hati ada siomay babinya dan bakcang spesial mereka.
Siomay babinya begitu sedap dengan rasa manis daging yang menggoda. Makannya dengan saus pedas manis. Tentu, ini camilan favorit sambil menunggu mi matang.
Siomay Bakmi Tiga Marga.
Siomay Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Kemudian bakcang spesialnya menggunakan ketan yang isinya bongkahan daging babi dan jamur kecap serta kuning telur asin. Porsinya benar-benar besar; bisa dimakan berdua. Sementara teksturnya legit, agak lengket. Makannya pun pakai sendok.
Bakcang Bakmi Tiga Marga.
Bakcang Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Bakcang Bakmi Tiga Marga.
Besarnya bakcang spesial Bakmi Tiga Marga. Foto: Toshiko/kumparan
Nah, bagi kamu yang gemar nongkrong di Jakarta Selatan, enggak ada salahnya untuk cobain kedai bakmi yang satu ini. Bila ke sana, sebaiknya kamu buka Waze saat sudah di kawasan Permata Hijau. Kalau menggunakan Google Maps agak berputar-putar dan masuk ke gang kecil
ADVERTISEMENT
Selamat berburu!
Bakmi Tiga Marga
Alamat: Jl. Biduri Bulan No.12, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Jam buka: Selasa-Minggu (07.00-02.00)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan