kumparan
26 Desember 2019 20:05

Buka 700 Gerai dalam Setahun, Kopi Janji Jiwa Pecahkan Rekor MURI

kopi
Kopi Janji Jiwa Foto: Oppa Kuliner
Tren kopi susu memang sudah muncul sejak tahun 2015. Hingga kini merek-merek kopi susu masih banyak bermunculan. Mulai dari yang menawarkan konsep grab to go (dibawa pulang), sampai yang lengkap dengan kafe instagramable-nya.
ADVERTISEMENT
Tentunya, di tengah maraknya kopi susu, konsistensi dan ciri khas rasa jadi salah satu kunci untuk bisa bertahan dan bersaing dengan jenama kopi lainnya. Janji Jiwa, misalnya.
Gerai kopi yang baru berdiri pada tahun 2018 ini, kini mampu membuka hingga 700 outlet di 50 kota besar Indonesia, hanya dalam waktu setahun.
Founder kopi Janji Jiwa menerima penghargaan rekor MURI
Founder kopi Janji Jiwa menerima penghargaan rekor MURI Foto: Dok. Janji Jiwa
Prestasi tersebut membuat Janji Jiwa dianugerahi penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia 'MURI' atas rekor Pertumbuhan Kedai Kopi Tercepat dalam Satu Tahun, pada hari Senin (23/12) lalu.
"Kami ingin kopi Janji Jiwa ada di setiap sudut kota di Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia bisa mendapatkan dengan mudah dan menikmati cita rasa klasik #kopidarihati Janji Jiwa," ungkap Billy Kurniawan, CEO & Founder Kopi Janji Jiwa saat acara penyerahan rekor MURI di Hotel Pullman, Central Park Jakarta.
ADVERTISEMENT
Billy juga bercerita, di awal Janji Jiwa membuka outlet di ITC Kuningan, mereka hanya mampu menjual 10-20 gelas per hari. Kini, per bulannya, total penjualan seluruh outlet Janji Jiwa mencapai 5 juta gelas per bulan.
Sementara, untuk konsep bisnisnya, Janji Jiwa menggunakan model hybrid. Ada yang toko milik sendiri, ada juga yang franchise.
"Konsumsi kopi janji jiwa sekarang, kita bisa roast biji kopi sebanyak delapan ton per minggu. Jadi totalnya 32 ton per bulan, itu untuk Janji Jiwa seluruh Indonesia," imbuh Billy.
Berniat membawa kopi susu gula aren ke luar negeri
Boleh dibilang, kopi susu gula aren adalah cita rasa asli Indonesia. Campuran kopi dengan pemanis dari gula aren ini belum ada di negara lain. Peluang ini juga dilirik oleh Billy, yang ingin membawa kopi susu melanglang buana ke luar negeri pada tahun 2020.
ADVERTISEMENT
Konsep gerainya akan memadukan Janji Jiwa dan Janji Jiwa X, jadi ada yang grab to go, tapi juga menyediakan tempat duduk, dan ada mesin kopinya. Pihak Janji Jiwa sudah membahasnya dengan pihak yang akan berpartner dengan mereka, untuk menciptakan menu kreatif sesuai dengan pasar di sana.
Janji Jiwa, Kalibata City
Janji Jiwa, Kalibata City Foto: Azalia Amadea/Kumparan
"Untuk negaranya masih rahasia. Persiapannya sendiri lebih ke barang baku, karena sangat penting untuk mendapat pengakuan halal dan BPOM. Hampir semua bahan baku tersertifikasi halal dan BPOM. Yang kita lakukan, adalah technical issue buat ke depannya bagaimana," terang Billy.
Meski tergolong pendatang baru, namun Janji Jiwa sudah melakukan berbagai inovasi; seperti Jiwa Toast, serta Janji Jiwa X. Tak hanya itu, gerai kopi ini juga sudah melakukan kolaborasi bersama berbagai brand besar, seperti kosmetik Benefit, meluncurkan menu coco latte (kopi santan) dengan Sasa Santan, official coffee partner film Gundala, marketplace sneakers Kick Avenue, serta kolaborasi bersama gloak brand Lock & Lock featuring Darbotz.
ADVERTISEMENT
Dan, untuk meningkatkan kualitas minuman kopi mereka, Janji Jiwa juga menggandeng Muhammad Aga, barista perwakilan Indonesia dalam kompetisi World Barista Championship 2018 sebagai coffee consultant.
"Yang membuat orang engage terus sama kita adalah campaign. Kita kembangin juga cerita tentang asal muasal biji kopi kita untuk para customer," pungkas Billy.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan