Lagi, China dan Korea Selatan Berdebat soal Perubahan Nama Kimchi Jadi Xinqi

26 Agustus 2021 11:30
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Lagi, China dan Korea Selatan Berdebat soal Perubahan Nama Kimchi Jadi Xinqi (217526)
zoom-in-whitePerbesar
com-Kimchi Korea Selatan Foto: Shutterstock
Siapa yang tidak mengenal kimchi? Sesaat mendengar makanan fermentasi ini kita langsung teringat akan Korea Selatan. Sejak dulu, kimchi dikenal sebagai ikon kuliner Negeri Ginseng. Terlebih, makanan satu itu sudah masuk daftar warisan budaya tak benda UNESCO.
ADVERTISEMENT
Kendati, akhir-akhir ini perseteruan tentang perubahan nama kimchi yang diajukan Korea Selatan kembali memanas. Pasalnya, Korea Selatan memutuskan mengganti nama “kimchi” dalam bahasa China menjadi “xinqi.” Namun, perubahan nama ini dianggap tak sesuai dengan aturan penulisan bahasa mandarin.
Mengutip CNN, nama “xinqi” dianggap tidak memiliki unsur arti kimchi itu sendiri. Mereka ingin ada garis yang jelas untuk membedakan, mana acar sayuran milik Korea Selatan dan milik China. Hal ini yang membuat khawatir dan memicu perdebatan sengit soal kuliner tradisional itu.
Awalnya, kimchi ala China dinamakan “pao cai.” Penggunaan nama tersebut dianggap masih wajar dan harfiah, sebab mereka menamakannya karena proses masak yang sama dengan Korea Selatan. Bisa dibilang juga, masyarakat China membuat pao cai sebab terinspirasi akan kimchi.
ADVERTISEMENT
Lagi, China dan Korea Selatan Berdebat soal Perubahan Nama Kimchi Jadi Xinqi (217527)
zoom-in-whitePerbesar
com-Proses pembuatan kimchi Foto: Shutterstock
Cara pengolahan keduanya juga tak jauh berbeda. Di Korea Selatan, sebanyak 100 jenis sayuran difermentasi, kemudian diberi bumbu supaya rasanya lebih kuat dan ada sensasi pedasnya. Sedangkan, pao cai di China difermentasi dengan rendaman larutan garam. Persamaan itu membuat China memilih nama “hanguo pao cai” yang memiliki arti sayuran fermentasi ala Korea.

Perdebatan nama kimchi sudah terjadi sejak 8 tahun lalu

Sebenarnya, perang kimchi ini bukanlah yang pertama kali. Munculnya nama xinqi sudah mulai direncanakan sejak tahun 2013. Sayangnya, sejak nama itu digunakan masyarakat China tak banyak yang mengenal apa itu xinqi, mereka lebih akrab dengan sebutan pao cai.
Pada tahun tersebut, Kementerian Pertanian Korea Selatan melobi untuk nama baru itu sebagai tanggapan atas meningkatnya jumlah produk kimchi produksi China di pasar luar negeri, serta di pasar domestik Korea Selatan. Sejak 2006, Korea Selatan mengalami defisit perdagangan kimchi di China. Dari tahun 2007-2011, impor produk kimchi dari China justru meningkat setidaknya sepuluh kali lipat.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, pada tahun yang sama Korea Selatan berhasil mengukuhkan tradisi "kimjang"; proses membuat dan berbagi kimchi yang tercatat sebagai Warisan Takbenda UNESCO pada tahun 2013. Lantas hal ini menjadikan hidangan tersebut sebagai simbol budaya Korea yang membanggakan.
Lagi, China dan Korea Selatan Berdebat soal Perubahan Nama Kimchi Jadi Xinqi (217528)
zoom-in-whitePerbesar
com-Kimchi yang enak dan punya banyak manfaat. Foto: Shutterstock
“Kimchi sejatinya hidangan nasional Korea Selatan. Bukan hanya orang Asia tapi orang Barat juga dapat dengan mudah mengenali kimchi. Kontroversi atas makanan ini benar-benar menuai perdebatan. Tanggapan pengumuman ini, merupakan bentuk perlawanan atas hak kepemilikan hidangan kimchi,” jelas Elaine Chung, dosen dan peneliti kajian Asia Timur, Universitas Cardiff.
Kini, pemakaian xinqi tampak sudah semakin serius. Walau masyarakat China masih tak terima perubahan nama itu. Namun, beberapa perusahaan penerjemah sampai laman media sosial sudah mulai mentransformasi nama tersebut jadi sebutan baru.
ADVERTISEMENT
Seperti pada Naver Korea, mereka merevisi kimchi menjadi xin qi bila diubah ke bahasa China. Lalu, di situs makanan Korea Bibigo, semua merek kimchi berubah xin qi. Sementara di media Weibo China, perseteruan nama xin qi tidak kunjung selesai.
“Sulit untuk membujuk orang China mulai membiasakan menyebutnya dengan xinqi. Sebab, istilah pao cai pada kimchi, telah mereka gunakan selama bertahun-tahun silam,” lanjut Chung.
Kemungkinan besar juga, xin qi sebenarnya masih ilegal di Negeri Tirai Bambu. Beberapa orang juga beropini perubahan nama ini adalah kesalahan besar dari pemerintah Korea Selatan. Meski tujuan mereka adalah menciptakan perbedaan yang signifikan, sayangnya hal ini justru ditentang. Chung juga mengungkap kalau tidak banyak upaya yang bisa menghentikan perang kuliner lokal itu sampai detik ini.
ADVERTISEMENT
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
Apa itu kimchi?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020