Kumparan Logo

Suka Minum Kopi Campur Lemon? Ini 4 Efeknya pada Kesehatan

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kopi lemon. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kopi lemon. Foto: Shutter Stock

Minum kopi campur perasan lemon memang terasa lebih segar. Wajar, kalau varian minuman satu ini cukup disukai, dan dapat dengan mudah kamu temukan di kafe-kafe. Banyak juga dari mereka yang percaya, kalau kedua bahan tersebut mampu memberikan manfaat pada tubuh. Tak jarang, konsumsi kopi lemon dipilih sebagai minuman sehat yang nikmat.

Healthline melansir, baik kopi atau lemon memiliki kandungan antioksidan. Keduanya juga mampu melindungi tubuh dari radikal bebas. Namun, perlu diketahui tak semua manfaat dari mengonsumsi kopi lemon ini akan berefek sama pada tubuh kita.

Kendati demikian, maka kamu perlu tahu, apa saja efek dari minuman segar satu ini? Yuk, simak selengkapnya seperti mengutip Healthline.

1. Kopi lemon membantu mencairkan lemak

Ilustrasi kopi lemon. Foto: Shutter Stock

Anggapan ini sering dimaknai sebagai manfaat utama kopi lemon oleh banyak orang. Mereka menilai lemon dapat meminimalisasi lemak bila dicampur dengan kopi. Pada kenyataannya, ini tak benar sepenuhnya.

kumparan post embed

Kopi memang kerap dikonsumsi bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Hal ini telah diteliti oleh Annals Nutrition and Metabolism, serta The American Journal of Clinical Nutrition. Kedua penelitian mengungkapkan kalau kafein membantu meningkatkan metabolisme selama tiga jam.

Setelah konsumsi kopi, kalori yang terbakar pun akan meningkat sekitar 79-150 kalori dalam sehari. Melalui penelitian ini, sebenarnya bisa dikatakan kalau hanya kopi yang berpengaruh pada penurunan berat atau mencairkan lemak. Tapi, lantas pengaruhnya tak akan bertambah bila dicampur lemon.

2. Meredakan sakit kepala

com-Sakit Kepala Foto: Shutterstock

Jurnal Neurologia mengungkapkan kalau kafein pada kopi, punya efek vasokonstriktor. Efek ini membantu mengurangi sakit kepala berlebih. Namun, di lain sisi, menurut penelitian The Journal of Headache and Pain, kafein juga dinilai sebagai pemicu gejala sakit kepala, layaknya cokelat sampai lemon. Maka dari itu, efek samping sakit kepala sehabis minum kopi ini tergantung dari kondisi masing-masing tubuh seseorang.

3. Meredakan sakit perut karena diare

ilustrasi sakit perut Foto: shutterstock

Dibandingkan menyeduh secara bersamaan, beberapa orang memilih langsung makan kopi bubuk dengan lemon guna meredakan diare. Tetapi, cara ini tidak bisa dikatakan sebagai obat alternatif.

Sebab, melalui penelitian Disease of The Colon and Rectum, tidak ada bukti pendukung untuk menjadikan lemon sebagai obat diare. Sementara, kopi sangat merangsang usus besar, di mana meningkatkan risiko buang air besar secara terus-menerus.

kumparan post embed

4. Merawat kesehatan kulit

Ilustrasi wajah kulit sehat. Foto: Shutterstock

Baik kopi dan lemon memberi memiliki manfaat untuk kulit. Kandungan CGA kopi mampu menghidrasi kulit. Studi Oxford Academic dan Journal of Nutritional Science and Vitaminology, juga menunjukkan konsumsi kopi dapat mengurangi kulit bersisik, mencegah kerusakan, hingga meningkatkan kehalusan kulit.

Sedangkan, penelitian dari Food Chemistry serta Department of Pathology, University of Otago, Christchurch, menjelaskan kandungan vitamin C lemon bisa merangsang produksi kolagen kulit. Kerusakan kulit akibat radikal bebas juga dapat diatasi dengan konsumsi lemon.

Jadi, kopi maupun lemon, masing-masing sejatinya memang baik untuk perawatan kulit. Tapi, sampai kini, belum ada bukti penelitian yang membuktikan kalau mencampur keduanya dapat memberi efek lebih bagi kesehatan kulit.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed