Tutupnya Terlepas Tiba-tiba, 850 Ribu Tumbler Ditarik Usai Bikin Cedera Mata
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 850 ribu tumbler merek Ozark Trail ditarik dari Walmart, AS karena sebabkan cedera serius. Penarikan ini dilakukan sejak Kamis (10/7) lalu.
Mengutip situs resmi Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat (U.S. CPSC), botol minum berbahan stainless steel tersebut dinyatakan berpotensi menimbulkan cedera karena tutupnya bisa terlepas secara tiba-tiba saat dibuka.
Lebih lanjut, U.S. CPSC menjelaskan bahwa tutup botol minuman tersebut dapat terpental dengan kuat dan menimbulkan risiko benturan hingga luka sobek. Risiko ini akan meningkat ketika botol digunakan untuk menyimpan makanan, minuman bersoda, atau minuman mudah rusak seperti jus atau susu, dan dibiarkan dalam waktu tertentu.
Dalam keterangannya, U.S. CPSC juga melaporkan bahwa Walmart telah menerima tiga laporan cedera akibat insiden ini. Tiga konsumen dilaporkan terkena tutup botol yang terpental ke wajah saat botol dibuka. Dua di antaranya mengalami kehilangan penglihatan permanen karena terkena di bagian mata.
Akibat insiden tersebut, Walmart menarik produk botol minum berwarna perak tersebut dengan nomor model 83-662 yang tertera pada kemasan. Botol tumbler ini dilengkapi tutup ulir berwarna hitam yang harus diputar untuk membukanya.
Botol minum ini telah dipasarkan sejak tahun 2017 dan tersedia di seluruh jaringan Walmart, baik melalui toko fisik maupun platform penjualan online. Dengan desain berbahan stainless steel dan memiliki ukuran 64 oz, botol ini dibanderol dengan harga sekitar $15 atau sekitar Rp 244 ribu.
Mengutip AP News, konsumen diminta segera berhenti menggunakan botol minum merek Ozark Trail tersebut. Mereka dapat menghubungi Walmart untuk mendapatkan pengembalian dana penuh atau membawa produk tersebut langsung ke toko untuk klaim kompensasi.
Walmart menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan U.S. CPSC dan produsen untuk menarik produk ini sekaligus menyampaikan pemberitahuan kepada konsumen. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus cedera serupa di kemudian hari.
"Kesehatan dan keselamatan pelanggan kami selalu menjadi prioritas utama," ujar Walmart.
Reporter Salsha Okta Fairuz
