5 Fakta Terkait Meninggalnya Ibunda Amanda Manopo
ยทwaktu baca 2 menit

Sejak beberapa waktu belakangan, beberapa artis berduka lantaran orang tua meninggal usai berjuang melawan COVID-19. Hal yang sama kini dirasakan oleh Amanda Manopo.
Ibunya, Henny Manopo, meninggal dunia pada Minggu (25/7). Henny mengembuskan napas terakhir pada usia 57 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran.
Berikut ini lima fakta terkait meninggalnya ibunda Amanda Manopo.
1. Mengidap COVID-19 dan Lebih Dulu Isoman
Ibunda Amanda Manopo, setelah diketahui mengidap COVID-19, tak langsung menjalani perawatan di rumah sakit. Ia lebih dulu menjalani isolasi mandiri (isoman).
Menurut manajer Amanda Manopo, Ricco Richardo, Henny Manopo sempat isoman selama dua minggu. Lantaran kondisinya tak semakin baik, almarhumah akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
2. Sempat Sulit Mendapatkan ICU
Henny Manopo kemudian dirawat di Rumah Sakit Premier Bintaro. Kondisinya ternyata menurun sehingga ia dirujuk ke rumah sakit yang masih memiliki ketersediaan ICU. Saat itu, keluarga sempat kesulitan mendapatkannya.
"Karena enggak dapet ruang ICU kemarin. Sudah COVID-19. Iya, butuh ventilator juga, sama monitor gitu," ucap Ricco Richardo belum lama ini, saat almarhum sudah masuk ICU Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran.
3. Punya Komorbid Diabetes
Manajer Amanda Manopo juga mengungkap bahwa Henny Manopo punya penyakit bawaan. Saat sudah masuk ICU, kondisinya disebut sempat membaik.
"Mamanya juga, kan, ada penyakit bawaan. Komorbidnya diabetes," ucap Ricco Richardo.
4. Sempat Kena Stroke
Selain mengidap COVID-19, Henny Manopo juga terserang stroke setelah ada penggumpalan darah di otak. Hal ini diungkapkan Amanda Manopo saat melakukan video call dengan para penggemarnya.
"Ada penggumpalan darah di bagian otaknya yang membuatnya mengalami stroke. Padahal, mamiku enggak ada riwayat stroke," kata Amanda Manopo sambil menahan tangis.
5. Dimakamkan di San Diego Hills
Pemakaman Henny Manopo dilakukan pada hari ini, Senin (26/7), San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat. Amanda Manopo bersama ayah dan kakaknya menyaksikan prosesi tersebut dari jauh dan baru mendekat saat makam sudah ditutup.
Ricco Richardo, pada Minggu (25/7) malam, menyampaikan alasan mengapa Amanda Manopo dan keluarga memilih San Diego Hills sebagai tempat peristirahatan terakhir Henny Manopo.
"Sebetulnya, sih, keputusan kami, ya. Buat tempat Mami yang abadi, kita mencari yang bagus, untuk selamanya. Aku, selaku manajemen, mikirnya di sana. Sudah kami urus semua. Tinggal besok berangkat," pungkasnya.
