Atalarik Syach dan Tsania Marwa Tak Hadiri Sidang Pembacaan Gugatan

Sidang perceraian antara pasangan selebriti Atalarik Syach dengan Tsania Marwa kembali digelar hari ini, Selasa (23/5) di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.
Junaidi selaku kuasa hukum Arik—panggilan Atalarik—datang sekitar pukul 10.30 WIB. Tak lama berselang, kuasa hukum Marwa, Rizam Tajoedin, juga tampak menyambangi PA Cibinong. Namun keduanya tidak ditemani kliennya masing-masing.

Dalam persidangan kali ini, ada dua agenda yang akan disampaikan pihak penggugat, yaitu Marwa.
"Hari ini laporan gagal mediasi dan pembacaan gugatan (dari pihak penggugat)," kata Rizam sebelum sidang.
Baca Juga:
Membandingkan Kunjungan Tsania Marwa dan Atalarik Syach ke KPAI
Kisah Shireen Sungkar Berhijab: Dapat Teguran Allah di Masa Kehamilan
Ariana Grande: Hancur... Saya Mohon Maaf
Sekitar pukul 11.00 WIB, kedua kuasa hukum memasuki ruang sidang. Setelah memberikan beberapa berkas acara, hakim ketua membuka persidangan.
"Sesuai laporan mediator ternyata mediasi belum ada kesepakatan. Oleh karena itu, kami anggap berdasarkan laporan mediator yang melaporkan proses mediasi tanggal 18 April lalu, telah gagal untuk menemukan kesepakatan," kata hakim ketua.

Persidangan dilanjutkan secara tertutup dengan agenda pokok, yaitu pembacaan gugatan.
Pada tanggal 14 Maret lalu, Marwa memasukkan gugatan ke Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, untuk bercerai dengan suaminya. Sidang pertama digelar pada 4 April lalu, namun gagal dilakukan karena Arik tengah menunaikan ibadah umrah.

Kemudian sidang kedua dilanjutkan 18 April, untuk melaksanakan mediasi dari kedua pihak, yang kala itu sama-sama menghadiri sidang.
Tsania dan Atalarik menikah pada tanggal 10 Februari 2012. Kisah cinta mereka bermula dari cinta lokasi saat mereka berada dalam satu produksi sinetron dengan rentang waktu yang cukup lama. Kala itu, pernikahan mereka sempat mengejutkan publik lantaran perbedaan usia yang cukup jauh.
Selama lima tahun pernikahannya, mereka pun telah dikaruniai seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan yang bernama Syarif Muhammad Fajri (4) dan Aisyah Shabira (2).
