Ernest Prakasa Sindir Stasiun TV dan KPI, Diduga Terkait Saipul Jamil
·waktu baca 2 menit

Saipul Jamil tengah menjadi sorotan sekaligus sasaran kecaman publik. Sebab, saat bebas dari penjara usai merampungkan hukuman atas kasus pencabulan dan penyuapan pada Kamis (2/9) lalu, ia disambut meriah bak pahlawan.
Selain itu, pedangdut berusia 41 tahun tersebut juga langsung diundang untuk tampil di televisi. Banyak orang menganggap sosoknya sebagai pelaku pencabulan tak pantas wara-wiri di layar kaca.
Ernest Prakasa, pada hari ini, Minggu (5/9), melayangkan sindiran terhadap stasiun televisi dan KPI. Diduga, sindirannya itu berkaitan dengan Saipul Jamil yang telah kembali tampil di televisi.
"Bau busuk apa yang menyengat ini? Oh, ternyata bau bangkai dari matinya nurani stasiun TV yang memperlakukan mantan napi pelecehan seksual bagaikan pahlawan," kicaunya.
"Ke mana KPI?!?! Oh iya lupa, lagi sibuk nyoret-nyoretin biji pake spidol… Parah banget dasar Komisi Penyiaran Indianapolis," kicau Ernest Prakasa lagi.
Ernest Prakasa mengunggah screenshot kicauan pertamanya tersebut ke Instagram. Pada kolom caption, komika yang juga dikenal sebagai aktor, sutradara, dan produser tersebut menyampaikan keprihatinan terhadap petinggi stasiun televisi.
"Turut berduka atas matinya hati nurani para petinggi stasiun televisi yang menjual jiwanya demi rating semata," tulis Ernest Prakasa.
Terkait KPI, sebelumnya, KPI Pusat menjadi sorotan setelah kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang terjadi di internal KPI viral di media sosial. Hal ini menyita perhatian publik lantaran kasus tersebut tak mencerminkan tugas KPI untuk mengedukasi masyarakat.
