Film 'The Man from the Sea' Tayang di Indonesia Tahun Depan

Film ‘The Man From The Sea’ terbukti berhasil membawa industri perfilman Indonesia ke level berbeda. Film tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kaninga Pictures (Indonesia), dengan Nikkatsu (Jepang) dan Comme Des Cinemas (Prancis).
Di Jepang film ‘The Man From The Sea’ sudah tayang sejak tahun lalu dan beberapa waktu lalu juga dibawa di acara Pekan Sinema Jepang 2018 yang digelar pada 7-16 Desember. Pada Senin (17/12), sutradara Koji Fukada dan beberapa pemain seperti Dean Fujioka (Laut), Taiga (Takashi), dan Sekar Sari (Ilma) menghadiri konferensi pers di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat.
Dari konferensi pers tersebut diungkapkan bahwa film ‘The Man From The Sea (Laut)’ akan juga ditayangkan di berbagai bioskop di Indonesia. Willawari, CEO Kaninga Picture, mengungkapkan kapan film tersebut akan ditayangkan.
“Rencananya film ‘The Man From The Sea’ ini mau diputar pada bulan Desember. Tapi, ada beberapa hal yang belum siap jadi semoga bisa kami putar bulan depan. Semoga banyak bioskop yang mau tayangin film ini ya,” kata Willawari.
Koji pun mengaku senang karena film karyanya akhirnya bisa diputar di berbagai bioskop di Indonesia. Sebab, di Jepang film tersebut mampu diterima dengan amat baik oleh masyarakat.
“Di Jepang, daerah Aceh belum dikenal, tapi karena karya ini orang Jepang jadi kenal Aceh. Sampai ada penonton yang mengaku setelah menonton pergi ke Aceh bahkan sampai ke Sabang dan berfoto di sana,” ujarnya.
Film ‘The Man From The Sea’ berlatar tentang bencana alam tsunami yang melanda Aceh pada 2004. Karena tsunami juga kerap menerjang Jepang, Koji merasa film tersebut akan menarik untuk Jepang atau pun Indonesia.
“Tahun ini di Jepang ada bencana alam yang besar bulan Juli atau Agustus lalu. Ada hujan lebat sampai membuat banyak rumah hanyut. Orang Jepang yang punya pengalaman diserang bencana alam sangat bersimpati dengan karya ini, semoga Indonesia pun demikian,” tutur Koji.

Adipati Dolken yang memerankan tokoh Kris tidak bisa hadir di acara konferensi pers. Namun, Sekar Sari dapat mewakili Adipati dan mengungkapkan bagaimana perasaan aktor Indonesia jika nantinya film ‘The Man From The Sea’ ditayangkan di bioskop Indonesia.
“Dari film ini kita bisa saling belajar soal film dari masing-masing negara. Kami banyak sekali berdiskusi tentang pemahaman tentang manusia, alam, dan kematian dari film ini. Memang di film ini banyak ruang untuk prespektif yang berbeda,” tutup Sekar.
