Kumparan Logo

Pengacara Sebut Laura Aprilya Tak Akan Mediasi dengan Shandy Aulia

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia

Shandy Aulia dilaporkan terkait pencemaran nama baik oleh Laura Aprilia. Laura adalah perawat yang sebelumnya disebut Shandy sebagai pembully buah hatinya.

Awalnya, mereka memang sudah bertemu dan sepakat berdamai. Pertemuan tersebut bahkan diabadikan dalam salah satu konten YouTube.

Namun, dalam konten itu, Shandy Aulia memotong momen saat kedua belah pihak saling bermaafan. Pihak Laura menilai Shandy tak tulus menempuh jalur damai dalam penyelesaian persoalan itu.

embed from external kumparan
Shandy Aulia. Foto: Ronny

“Sampai dua kali minta maaf orangnya, datang dengan kondisi dibuat susah, tidur di hotel seperti itu, tidak dijemput, tidak diantar, dihina, sudah kelewatan lah,” kata kuasa hukum Laura, Rinto Maha, kepada kumparan.

Oleh karena itu, Laura makin mantap melaporkan ibu satu anak itu ke pihak kepolisian. Laporan tersebut tercantum dalam nomor perkara LP/B/514/VIII/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Dalam laporan tersebut tertulis bahwa Laura melaporkan pengguna akun Instagram @shandyaulia. Shandy Aulia dalam laporan itu disangkakan dengan Pasal 27 ayat 3 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan atau Pencemaran Nama Baik Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 310 KUHP.

embed from external kumparan
Shandy Aulia saat menghadiri gala premiere film 'Cinta Itu Buta', di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (7/10). Foto: D.N Mustika Sari/kumparan

Rinto menekankan bahwa pihaknya juga sama sekali tak mau menerima mediasi. Jika memang dipertemukan dalam agenda mediasi nanti, Rinto memastikan pihaknya akan menolak untuk berdamai.

“Gak mau! Jalan terus, tertutup. Loh kan hak kita,” ungkap Rinto.

“Dia kejam sama orang, saya juga bisa kalau begitu, gak ada mediasi, saya keberatan, karena terlalu tinggi hinaan itu,” tambahnya.

embed from external kumparan
Pemain film "Kutuk" Shandy Aulia saat berkunjung ke kantor kumparan, Rabu (17/7). Foto: Faisal Rahman/kumparan

Kendati demikian, Rinto menantikan permintaan maaf Shandy. Tak cuma Shandy, Rinto juga menunggu kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, melayangkan permintaan maaf.

“Saya denger dulu minta maafnya kayak mana, bikin dulu dua kali, tapi Hotman ikut ngomong, karena Hotman ikut gertak klien saya, ‘Maaf Laura, saya salah bikin somasi, gak nyampe pula ke rumah kau, abis itu ternyata klienku pula yang salah ini.’ Kalau sudah itu mungkin kita coba lah kita liat itu nanti,” pungkasnya.