Kumparan Logo

Polisi Ungkap Kronologi Dugaan Premanisme di Warung Epy Kusnandar

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

Epy Kusnandar saat jalani pemeriksaan kesehatan di Polres Jakarta Barat, Sabtu (11/5/2024).
 Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Epy Kusnandar saat jalani pemeriksaan kesehatan di Polres Jakarta Barat, Sabtu (11/5/2024). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Warung makan milik aktor Epy Kusnandar yang baru dibuka di kawasan Haji Samali, Pancoran, dikabarkan didatangi preman yang meminta pungutan liar (pungli).

Istri Epy, Karina Ranau, mengunggah video saat menangis dan beradu argumen dengan dua pria di warung mereka. Video tersebut melahirkan rumor bahwa warung Epy yang baru beberapa hari dibuka itu telah menjadi sasaran pemalakan.

Petugas dari Polsek Pancoran langsung mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu malam (19/10), dan melibatkan dua orang juru parkir (jukir) yang biasa berada di sekitar lokasi.

Panit Reskrim Polsek Pancoran Ipda Simon Aritonang dan Ketua RT 004 RW 004 Kelurahan Kalibata Damiri usai pertemuan dengan Epy Kusnandar dan Karina Ranau di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

"Kondisinya gini, itu warung, malam hari sudah mau tutup, nah yang minta makan itu, tadi hasil penyelidikan anggota Serse, itu tukang parkir yang biasa nongkrong di situ," ujar Kompol Mansur dihubungi awak media.

Menurutnya, cekcok mulut terjadi karena mereka tidak terima saat diberi tahu bahwa makanan di warung sudah habis karena akan tutup.

"Mau tutup, makanan ini habis, habis itu dia enggak terima, akhirnya dengan nada tinggi mereka begitu, akhirnya terjadilah cekcok mulut, itu aja sebetulnya," jelas Mansur.

Epy Kusnandar. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Kompol Mansur tegas membantah adanya pungutan liar dalam kejadian ini.

"Bukan Pungli, kenapa Pungli? Setelah kami mintain keterangan tadi ya, faktor makanan saja. Dugaan Pungli itu berarti enggak benar," tegas Mansur.

Berdasarkan keterangan dari pemilik warung sebelah Epy, kedua juru parkir tersebut diduga dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol saat kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar tengah malam, saat warung yang buka sejak pukul 13.00 WIB itu hendak tutup.

Hingga kini, istri Epy Kusnandar belum membuat laporan polisi secara resmi.

"Sekarang belum, tapi kami temui, kami arahkan bahwa memang ada hal yang dirugikan, yang perlu ditindaklanjut, saya arahkan buat LP (Laporan Polisi)," tutup Mansur.