Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.101.0
Selalu Bantu Finansial, Pengacara Kecewa Zulfikar Preman Pensiun Nyabu Lagi
28 Agustus 2020 17:37 WIB

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Zulfikar yang ditangkap di kamar kostnya, kedapatan menyimpan sabu siap pakai. Ia membeli sabu tersebut seharga Rp 500 ribu dari seorang pengedar berinisial AA.
Kabar penangkapan Zulfikar Preman Pensiun membuat pengacaranya, Henky Solihin kaget. Henky katanya baru ditelepon oleh kliennya saat ia berada di kantor polisi.
"Tadi pagi dia telepon dari kantor polisi. Super kaget, antara kaget, kecewa, semua campur aduk. Tapi saya bertindak profesional sebagai pengacara, semoga Jamal bisa direhab sekali lagi lah," ungkap Henky Solihin saat dihubungi kumparan, Jumat (28/8).
Henky mengatakan bahwa selama ini ia selalu membantu Zulfikar, terutama dalam hal finansial. Karena itu, Henky mengaku kecewa saat tahu Zulfikar kembali terjerat narkoba.
"Ya, selama dia tidak bekerja, saya banyak sekali bantu secara finansial. Tapi saya kan kan enggak bisa kontrol 24 jam dan teman kostnya ini yang membujuk pakai lagi dan dari tes urine Jamal positif," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Henky juga katanya suka mengajak Zulfikar untuk membuat konten YouTube bersama.
"Sangat kecewa sih, apalagi saya sama Jamal suka bikin konten YouTube bareng untuk channel Henky Solihin dan dia sebagai host. Bahkan di salah satu konten saya ada bahas soal terapi narkoba," lanjutnya.
Kini, Henky mengaku permohonan rehabilitasi yang diajukannya bisa dikabulkan. Selain menjadi pengacara, Henky memang sudah menganggap Zulfikar sebagai keluarga.
"Ya sulitlah namanya ditinggal orang tua, apalagi masuk dalam pergaulan yang salah. Jadi, saya ini selain bertindak sebagai pengacara juga jadi kayak orang tuanya," pungkas Henky Solihin.
Zulfikar Preman Pensiun Pakai Sabu Lagi karena Sepi Job
Saat dihadirkan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (28/8), Zulfikar tampak mengenakan pakaian tahanan. Dia meminta maaf karena dua kali terjerumus dalam lembah narkoba.
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan itu, Zulfikar sempat menyinggung soal kondisi keuangannya setelah tidak bermain lagi di Preman Pensiun. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini, Zulfikar mengaku makin sepi job.
"Memang berat ketika baru keluar rehab, lalu kena lagi. Situasi sedang lockdown (karena pandemi COVID-19) dan memang pekerjaan dan lainnya sedang sulit bagi saya," ungkapnya sambil tertunduk.