Kumparan Logo

Tangis Haru Mengiringi Pemakaman Jenazah Ayah Bunga Zainal

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemakaman Ayah Bunga Zainal, TPU Tanah Kusir, Rabu (6/5/2026). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemakaman Ayah Bunga Zainal, TPU Tanah Kusir, Rabu (6/5/2026). Foto: Giovanni/kumparan

Kabar duka menyelimuti keluarga Bunga Zainal. Ayahanda Bunga, Sapuri, meninggal dunia pada Selasa (5/5).

Jenazah mendiang ayah Bunga Zainal, Sapuri, dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Rabu (6/5). Ambulans dan iringan jenazah tiba di TPU sekitar pukul 09.51 WIB.

Saat jenazah dibawa ke liang lahat, Bunga Zainal terlihat tegar mengikuti dari belakangan. Ia mengenakan pakaian serba hitam dan kaca mata hitam.

Pemakaman Ayah Bunga Zainal, TPU Tanah Kusir, Rabu (6/5/2026). Foto: Giovanni/kumparan

Tangis Bunga Zainal di Pemakaman Ayah

Bunga tampak memandang jenazah dan liang lahat. Tangisnya pecah saat jenazah perlahan dimasukkan ke liang lahat.

Sesekali Bunga terlihat menghapus air matanya. Dia juga tampak berusaha menguatkan anggota keluarga lainnya yang tak kuasa menahan tangisnya siang itu.

Salah satu perwakilan keluarga kemudian mengucapkan terima kasih kepada para pelayat. Ia juga meminta maaf jika atas kesalahan mendiang Sapuri semasa hidupnya.

"Kami memohon maaf apabila almarhum punya kesalahan, serta mengenai utang piutang bisa menghubungi pihak keluarga," tuturnya.

Pemakaman Ayah Bunga Zainal, TPU Tanah Kusir, Rabu (6/5/2026). Foto: Giovanni/kumparan

Lantunan doa kemudian dibacakan. Bunga dan para pelayat lain tampak khusyuk memanjatkan doa untuk mendiang Sapuri.

Sapuri meninggal dunia di kediamannya pada Selasa (5/5) setelah beberapa tahun mengidap kanker. Saat mengembuskan napas terakhirnya, keluarga berkumpul mendampingi Sapuri.