Tertekan karena Isu Pesugihan, Roy Kiyoshi Sampai Temui Psikiater

Presenter Roy Kiyoshi merasa nama baiknya dirugikan akibat video yang diunggah channel YouTube 'Hikmah Kehidupan'. Ditemani oleh kuasa hukumnya, Henry Indraguna, Roy Kiyoshi lantas melaporkan akun tersebut ke polisi.
Ditemui usai membuat laporan, Roy Kiyoshi mengatakan peristiwa ini membuatnya tertekan.
Pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1987 ini mengaku mentalnya drop. Untuk mengatasinya, ia bahkan sampai pergi menemui psikiater.
"Betul (ke psikiater). Mental drop," ucap Roy Kiyoshi di Polda Metro Jaya, Kamis (14/11).
Roy mengatakan, akibat kejadian ini ia juga jadi susah tidur. Ia terus terbayang akan dampak buruk yang ditimbulkan dari hal yang tidak ia perbuat.
Sementara kuasa hukum Roy Kiyoshi, Henry Indraguna mengatakan hal tersebut menjadi bahan yang juga dilaporkan ke polisi.
"Itu sebenarnya masuk kerugian materil juga karena ada biaya juga yang dikeluarkan harus ke psikiater," kata Henry.
Kasus ini bermula saat akun YouTube 'Hikmah Kehidupan' menyebut usaha kuliner milik Ruben Onsu, Geprek Bensu, menggunakan penglaris.
Akun YouTube 'Hikmah Kehidupan' mengunggah ulang video yang dibuat Roy Kiyoshi, Robby Purba, dan Ephien tentang ciri-ciri restoran yang menggunakan pesugihan.
Saat membahas, Robby, Roy, dan Ephien tidak menyebut secara gamblang nama restoran maupun Ruben Onsu. Namun dalam video yang diunggah ulang akun YouTube 'Hikmah Kehidupan', menyebutkan bahwa restoran milik Ruben menjadi salah satu tempat makan yang menggunakan pesugihan.
Tak hanya Roy Kiyoshi, pihak Ruben Onsu juga sudah melaporkan akun 'Hikmah Kehidupan' ke polisi dengan diwakili sang adik, Jordi Onsu, dan kuasa hukum Minola Sebayang.
