Kumparan Logo

5 Kebutuhan Dasar Bayi Prematur

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi prematur. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bayi prematur. Foto: Shutterstock

Bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu disebut bayi prematur. WHO membagi bayi prematur jadi empat kategori, yaitu extremely preterm (28 minggu), very preterm (29-31 minggu), moderately preterm (32-24 minggu) dan late preterm (35-36 minggu).

Hal ini dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatologil, Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K), dalam acara Media Discussion RS Pondok Indah Group pada Selasa (16/11). Menurut Prof. Rinawati, karena lahir lebih awal dari seharusnya, bayi prematur umumnnya memiliki berat badan lahir rendah dan rentan alami berbagai masalah kesehatan.

Itu lah sebabnya, bayi prematur membutuhkan perawatan khusus dan memiliki kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi agar tumbuh sehat. Apa saja?

5 Kebutuhan Dasar Bayi Prematur yang Perlu Orang Tua Ketahui

Ilustrasi bayi prematur. Foto: Shutter Stock

1. Kehangatan dan kenyamanan

Suhu yang cukup atau kehangatan sangat dibutuhkan oleh bayi prematur. Selain itu, orang tua juga perlu membuat bayi prematur merasa nyaman, karena mereka sangat merasa asing dan perlu beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim.

“Kalau di dalam kandungan dia kan hangat ya. Nah, kita (orang tua) harus meniru itu juga, misalnya dengan terus dipeluk, kemudian bayi tidak jauh-jauh dari ibunya agar terus merasa nyaman,” kata Prof Rinawati.

kumparan post embed

2. Kangaroo Mother Care

Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru (PMK) merupakan cara terbaik untuk memberikan kehangatan dan kenyamanan pada bayi prematur. Menurut Prof. Rinawati metode kanguru ini bisa dilakukan oleh ayah, ibu maupun anggota keluarga lainnya secara bergantian.

“Yang terbaik untuk perawatan bayi prematur, misalnya saat di rumah sekalipun ya kangaroo mother care. Bukan pakai botol panas, inkubator atau lampu. Tempelin saja bayi ke tubuh ibunya. Jadi, kita meniru binatang kangguru gitu ya. Bisa dibawa-bawa,” lanjut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah ini.

Selain itu, metode PMK ini juga memiliki banyak manfaat untuk bayi seperti, membuatnya lebih tenang, tidur lebih nyenyak dan frekuensi menangis lebih sedikit. Metode ini juga mempermudah ibu saat memberikan ASI dan meningkatkan keberhasilan menyusui, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang bayi prematur.

Bayi Prematur Foto: Shutterstock

3. Nutrisi

“Bayi prematur itu harus tumbuh pesat, tapi disisi lain juga banyak hambatannya. Beberapa bayi misalnya sering kembung, alergi dan intoleransi makanan, belum lagi jika ASI-nya tidak mencukupi kebutuhan bayi,” kata Prof. Rinawati.

Padahal, bayi prematur memiliki kebutuhan nutrisi yang lebih tinggi untuk membantunya tumbuh dan berkembang secara optimal. Oleh karena itu, ibu perlu bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi prematur, salah satunya adalah dengan terus menyusui si kecil.

Bayi prematur. Foto: Shutter Stock

4. Pencegahan infeksi

Tubuh bayi prematur sangat rentan terhadap penyakit dan infeksi. Sehingga, orang tua perlu memastikan buah hatinya aman dari ancaman berbagai infeksi, apalagi mereka diharuskan untuk lebih sering menyentuh bayinya.

Menurut Prof. Rinawati, hal ini bisa dimulai dengan selalu menjaga kebersihan tangan, kebersihan lingkungan serta menjaga kesterilan peralatan bayi.

kumparan post embed

5. Bantuan napas

Bayi prematur lahir dengan berat badan rendah yang menunjukkan bahwa fisiknya belum tumbuh secara optimal. Ini biasanya juga terjadi pada organ pernapasan bayi seperti paru-paru. Oleh karenanya, bayi prematur juga perlu mendapatkan bantuan napas dari selang oksigen.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis