Mom
·
26 Januari 2021 10:24

Apa Kata Ahli tentang Asam Folat untuk Program Hamil?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Apa Kata Ahli tentang Asam Folat untuk Program Hamil?  (1938)
Kata Ahli tentang Asam Folat untuk Ibu Hamil Foto: Shutterstock
Ibu hamil perlu asam folat! Apakah Anda akrab dengan anjuran ini, Moms? Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 yang memang kerap disebut punya peran penting bagi ibu hamil dan janin.
ADVERTISEMENT
Namun apa sih, sebenarnya manfaat asam folat selama masa kehamilan dan bagaimana seharusnya ibu mengkonsumsinya? Moms, yuk baca terus dan pahami penjelasannya dari para ahli.

Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil

Apa Kata Ahli tentang Asam Folat untuk Program Hamil?  (1939)
Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil Foto: Shutterstock
Organisasi kesehatan nasional di Amerika Serikat yang berkomitmen untuk mempromosikan kesehatan reproduksi dan kehamilan American Pregnancy Association melalui laman resminya menjelaskan, asam folat bermanfaat untuk menjaga saraf-saraf bayi di dalam kandungan.
Selain bagi kesehatan janin, asam folat pada ibu hamil juga bermanfaat untuk membantu tubuh memproduksi dan mempertahankan sel baru akibat kehamilan, serta mencegah terjadinya kanker.
Terpenuhinya kebutuhan asam folat juga dapat mengurangi risiko preeklampsia, kelahiran prematur, keguguran, dan ibu hamil terkena anemia.

Asam Folat untuk Program Hamil

Apa Kata Ahli tentang Asam Folat untuk Program Hamil?  (1940)
Tips Penuhi Kebutuhan Asam Folat Harian Foto: Shutter Stock
Salah satu cara memenuhi kebutuhan asam folat harian adalah dengan mengkonsumsi suplemen suplemen yang mengandung asam folat. Namun tak hanya itu, para ahli juga merekomendasikan ibu hamil juga bisa mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung asam folat.
ADVERTISEMENT
Apa saja contohnya? Sayuran hijau, oatmeal, biji-bijian seperti gandum dan juga kacang-kacangan, Moms.
Yang juga perlu diingat, ibu bahkan sebaiknya memenuhi kebutuhan asam folat hariannya sejak tengah merencanakan program hamil.
Alasannya?
Cacat tabung saraf biasanya berkembang dalam 28 hari pertama kehamilan. Sementara pada masa tersebut, kebanyakan wanita biasanya belum sadar bahwa dirinya tengah mengandung.