Kumparan Logo

Bayi Baru Lahir Sudah Punya Gigi? Ini 6 Penyebabnya!

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi baru lahir  (Foto: Thinstock)
zoom-in-whitePerbesar
Bayi baru lahir (Foto: Thinstock)

Normalnya, bayi akan tumbuh gigi saat usianya menginjak 6 hingga 12 bulan. Akan tetapi pada beberapa kasus, ada juga bayi yang baru lahir sudah memiliki gigi. Apa penyebabnya?

Dikutip dari Mom Junction, gigi yang sudah muncul saat bayi dilahirkan disebut dengan 'natal teeth'. Biasanya gigi ini akan tumbuh pada gusi bawah bayi.

Natal teeth memiliki struktur akar kecil dan melekat ke ujung gusi oleh jaringan lunak. Bila penempatan natal teeth tidak tepat, maka bisa menyebabkan iritasi, luka pada lidah bayi ketika menyusu dan menimbulkan rasa tidak nyaman atau sakit pada ibu menyusui.

Sejauh ini, diketahui ada 6 penyebab natal teeth, yaitu:

1. Keturunan

Munculnya gigi bayi yang baru lahir salah satunya mungkin disebabkan akibat faktor keturunan. Apabila salah satu keluarga Anda pernah memiliki riwayat natal teeth saat lahir, maka kemungkinan bayi Anda kelak juga memiliki natal teeth.

2. Sindrom Ellis-van Creveld

Sindrome Ellis-van Creveld yang merupakan kelainan tulang genetik yang menyebabkan kelainan kongenital seperti jumlah jari yang berlebih, tidak adanya rambut, dan juga natal teeth.

2. Sindrom Pierre Robin

Sindrom Pierre Robin merupakan gangguan genetik yang ditandai dengan rahang bawah yang sangat kecil (micrognathia), lidah cenderung mundur dan ke bawah, serta adanya celah lunak di langit-langit mulut. Nah, salah satu komplikasi dari kelainan inilah yang menyebabkan tumbuhnya gigi saat baru dilahirkan.

3. Sindrom Hallermann-Streiff

Sindrom Hallermann-Steiff atau oculomandibulo-dyscephaly adalah adalah kelainan genetik bawaan yang jarang yang menyebabkan kelainan bentuk tengkorak seperti rahang yang lebih pendek, langit-langit mulut melengkung dan natal teeth.

4. Sindrom Sotos

Sindrom Sotos yaitu kelainan genetik langka yang ditandai dengan pertumbuhan fisik berlebihan selama 2-3 tahun pertama kehidupannya.

Ilustrasi bayi. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi. (Foto: Thinkstock)

5. Ibu Sakit Selama Hamil

Apabila Anda menderita penyakit serius atau demam tinggi selama kehamilan, maka bayi Anda juga berisiko memiliki gigi saat lahir.

6. Masalah Endokrin

Masalah hormonal kongenital juga bisa menyebabkan bayi Anda memiliki gigi saat baru dilahirkan.

Natal teeth bisa memberikan beberapa dampak yang buruk pada bayi Anda. Seperti selera makan yang rendah, kesulitan menempel pada puting saat menyusui, dan bayi mudah rewel.

Pencabutan gigi bisa jadi solusinya. Tapi tentu saja Anda perlu berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter. Biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk operasi.

Syarat boleh dioperasi adalah bayi Anda harus sudah berumur 10 hari, ketika flora usus bayi atau bakteri telah menghasilkan vitamin K. Hal ini untuk mencegah terjadinya perdarahan berlebih selama operasi. Pada saat dioperasi, bayi Anda akan diberi bius lokal. Setelah selesai, bayi Anda akan disuntikkan vitamin K untuk pencegahan perdarahan.