Kumparan Logo

Berapa Lama ASI Perah Bisa Tahan di Suhu Ruang?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
POTRAIT, ASI perah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
POTRAIT, ASI perah Foto: Shutterstock

ASI merupakan makanan terbaik yang paling cocok bagi bayi usia 0 hingga 6 bulan. Dengan kata lain bila bayi sudah disusui, Anda tak perlu memberinya asupan lain, termasuk air putih.

Menyusui juga memberi banyak manfaat tidak hanya untuk bayi tapi juga untuk ibu. Karenanya, susuilah bayi sesering mungkin, Moms. Kapan pun, di mana pun sekehendaknya. Bila untuk sementara waktu tak bisa menyusui bayi secara langsung, berikan bayi ASI perah (ASIP).

Tapi cermatlah saat memberikannya. Sebab, ada aturan main seputar pemberian maupun penyimpanan ASI perah yang harus diikuti. Soal berapa lama ASI perah bisa tahan di suhu ruang misalnya.

Ilustrasi ASI Perah yang dikeluarkan dengan tangan Foto: Unsplash

Mengutip The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol Comittee, ASI yang baru saja diperah (ASI segar) bisa bertahan selama 3-4 jam pada suhu ruang 16-29 derajat Celcius atau hingga 6-8 jam, hanya jika kondisi sangat bersih.

Sementara bila pada suhu tersebut, yakni kondisi ASIP dari beku dan sudah Anda cairkan (tapi belum dihangatkan), maka bisa bertahan tidak lebih dari 4 jam, Moms. Berbeda dengan ASIP yang sudah dihangatkan, karena harus bayi minum segera. Karena itu, lebih baik Anda hanya mencairkan serta memanaskan ASIP untuk ukuran sekali minum habis.

Berikut adalah infografiknya yang telah kumparanMOM rangkum, dilengkapi informasi lain, masih seputar cara menyimpan ASIP yang benar.

Cara menyimpan ASI perah. Foto: Shutterstock

Agar lebih mudah, ingat saja Moms: semakin sebentar waktu penyimpanan ASIP, maka juga semakin baik kualitas ASI Anda.

Sebaliknya, semakin lama ASI berada di suhu ruang, risiko yang paling mungkin adalah ASI menjadi basi akibat terpapar udara dan bakteri.

kumparan post embed