Kumparan Logo

Bibir Bayi Baru Lahir Berubah Warna Jadi Kebiruan, Apa Penyebabnya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bibir bayi baru lahir berubah warna. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bibir bayi baru lahir berubah warna. Foto: Shutter Stock

Bayi baru lahir bisa mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya. Mulai dari perubahan warna kulit hingga warna bibir. Ya Moms, ada beberapa kondisi kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan bibir bayi baru lahir berubah warna menjadi biru keabu-abuan.

Kondisi ini disebut sebagai sianosis sirkumoral. Dikutip dari Mom Junction, sianosis sirkumoral adalah jenis sianosis yang paling umum terjadi pada bayi dan anak-anak.

Ilustrasi bibir bayi. Foto: Shutter Stock

Bayi dengan sianosis sirkumoral akan mengalami perubahan warna bibir dan area mulut menjadi biru keabu-abuan. Perubahan warna ini juga akan mempengaruhi warna kulit, telinga, dan kuku si kecil, Moms. Bahkan dalam beberapa kasus, bayi kerap mengalami masalah pernapasan, keluar keringat berlebih, demam, dan penurunan kesadaran. Lantas, apa penyebabnya, ya?

Penyebab Area Mulut Bayi Alami Perubahan Warna

Sianosis sirkumoral biasanya dianggap sebagai jenis akrosianosis yang umum terjadi pada bayi. Tanda umum akrosianosis yang sering terlihat pada bayi adalah perubahan warna kebiruan pada beberapa bagian tubuh, termasuk pada area mulut.

Meski begitu, terjadinya perubahan warna pada area mulut dan bibir bayi ini tidak boleh disepelekan oleh orang tua. Sebab, penyakit satu ini biasanya terjadi ketika jumlah oksigen dalam darah yang mengalir ke tubuh tidak cukup.

Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

Namun dalam beberapa kasus, kondisi ini kemungkinan juga disebabkan oleh masalah paru-paru dan kelainan jantung bawaan pada bayi, Moms. Sianosis sirkumoral juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti bayi menangis terus-menerus, kekurangan cairan atau dehidrasi, melakukan inhalasi, atau tersedak saat bayi sedang minum ASI.

Nah Moms, jika area mulut si kecil menunjukkan adanya perubahan warna, disertai dengan gejala lain yang tidak biasa, terutama yang berhubungan dengan masalah pernapasan, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kemungkinan dokter akan memeriksa kadar oksigen di dalam tubuh dan segera memberikan oksigen tambahan sambil mencari tahu penyebab yang mendasarinya.

kumparan post embed