Kumparan Logo

Cara Asyik Cari Uang Tambahan Sambil Ajak Keluarga

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi keluarga berencana mencari uang tambahan. Foto: shisu_ka/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keluarga berencana mencari uang tambahan. Foto: shisu_ka/Shutterstock

Pernahkah anak penasaran bagaimana orang tuanya mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari? Mungkin setelah itu, si kecil jadi ingin juga mencari uang layaknya orang dewasa. Atau bisa jadi dia ingin membantu ayah dan ibunya mencari uang tambahan.

Jika Anda berpikir ingin mengajari anak mencari uang jajan tambahan, ini saatnya untuk mengajak dia berwirausaha. Tentu saja ini dilakukan untuk mendidik anak, bukan untuk mengeksploitasinya ya, Moms. Sebab, aktivitas mencari uang tambahan ini hanya dilakukan di waktu senggang, dan bukan bagian dari pemenuhan keuangan utama keluarga.

Mengutip The Logic of Money, mengajari anak berwirausaha memiliki banyak manfaat, seperti memahami rasanya bekerja keras dan menggunakan potensi serta kreativitas untuk mencapai tujuan mereka.

Mungkin Anda masih bingung apa yang bisa dilakukan untuk mencari uang tambahan bersama keluarga. Nah, berikut beberapa cara asyik mengajak suami dan anak-anak menjadi wirausaha menurut Reader's Digest!

Cara Asyik Mengajari Anak Cari Uang Tambahan

Ilustrasi anak memilah baju. Foto: Maria Symchych/Shutterstock

1. Ubah Sampah Jadi Uang

Di kamar mungkin sudah banyak barang-barang yang tidak terpakai lagi. Untuk mengurangi barang tersebut, siapkan beberapa kardus untuk memilah mana saja barang yang sudah tidak terpakai. Bisa juga disesuaikan sesuai bahan bakunya, seperti plastik, kain dan lainnya.

Lalu carilah pengepul atau layanan program sampah daur ulang yang mau menerima barang-barang tersebut. Atau cari tahu bank sampah terdekat rumah. Dari sampah-sampah yang dikumpulkan itu nanti bisa ditukar dengan uang lho, Moms.

2. Garage Sale

Masih serupa dengan cara pertama, namun bedanya kali ini barang-barang yang sudah tidak terpakai namun kondisinya masih baik bisa dimanfaatkan untuk dijual dengan harga murah. Misalnya, tas ransel anak yang sudah tidak terpakai, buku-buku cerita, hingga pakaian maupun sepatu yang sudah sempit.

Anda bisa mengubah halaman depan rumah dengan menggelar lapak barang-barang tersebut. Cara ini juga bisa mengajari anak untuk bernegosiasi harga terbaik yang bisa didapatkan dari barang tidak terpakai lagi.

Ilustrasi Garage Sale di depan rumah. Foto: Suzanne Tucker/Shutterstock

3. Jual Makanan

Jika hobi memasak, maka menjual makanan buatannya sendiri bisa menjadi pilihan menarik! Ya Moms, pilih jenis makanan yang bisa dibuat untuk dijual, seperti kue basah, salad, hingga lauk pauk. Ajaklah si kecil untuk ikut membantu memasak atau mengemasnya. Kemudian pertimbangkan bersama suami berapa banyak dan harga masing-masing makanan yang ingin dijual, dengan menghitung ongkos bahan-bahan, gas hingga tenaga yang dikeluarkan.

Menjual makanan bisa dilakukan bersamaan sambil menggelar lapak garage sale di depan rumah dan lakukan promosi untuk menarik perhatian tetangga. Cara ini tak kalah mengasyikkan bagi anak sekaligus mengajarkannya untuk promosi barang dan makanan yang dijual.

4. Sediakan Jasa untuk Tetangga

Nah, anak turut bisa diajari untuk bekerja seperti layaknya orang dewasa. Ajukanlah beberapa pekerjaan ringan yang bisa dilakukan anak kecil, seperti menyiram tanaman, mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan atau bahkan menemani anak-anak yang lebih kecil bermain bersama di taman. Ingatkan kepada anak apabila ada yang menggunakan jasanya, maka orang tersebut harus membayar dengan sejumlah uang.

Cara yang satu ini selain mengajarkan bekerja untuk mendapatkan uang, ia bisa belajar tentang rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaannya. Jangan lupa agar Anda ikut mengawasinya, ya.

Ilustrasi anak sedang menggambar. Foto: Shutter Stock

5. Jual Hasil Karya Seni

Anak suka hobi melukis atau bahkan Anda atau suami juga bisa menggambar potret orang? Nah, mungkin menyediakan jasa lukis bisa menjadi salah satu cara mencari 'pundi-pundi' uang tambahan. Anak bisa menjual beberapa lukisan hasil karyanya sendiri, atau sediakan stan di depan rumah bagi siapa pun yang ingin dilukis.

6. Mengamen

Tentu saja maksdnya bukan mengamen di jalanan ya, Moms. Anda bisa mengatur halaman depan atau garasi rumah layaknya konser musik mini. Misalnya, Anda dan suami bermain alat musik kemudian si kecil bernyanyi. Kapan lagi memainkan sejumlah lagu bersama-sama bisa menghasilkan uang. Bisa dicoba nih, Moms!

kumparan post embed