Kumparan Logo

Cara Membesarkan Anak yang Berjiwa Pahlawan

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Membesarkan Anak yang Berjiwa Pahlawan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Membesarkan Anak yang Berjiwa Pahlawan Foto: Shutterstock

Semua anak bisa menjadi pahlawan. Setujukah Anda dengan pernyataan ini, Moms? Tapi tak hanya setuju, kita sebagai orang tua bisa melakukan banyak hal untuk menumbuhkan jiwa pahlawan pada anak sejak dini.

Bertepatan dengan Hari Pahlawan kali ini, kumparanMOM punya beberapa ide tentang bagaimana kita dapat mendorong anak-anak untuk menggali sosok pahlawan dalam diri mereka sendiri. Apa saja?

1.Kenalkan Anak pada Sosok-sosok Pahlawan

Tips membesarkan anak dengan jiwa pahlawan Foto: Shutterstock

Menunggu anak bersekolah dan mendapat pelajaran sejarah tentang para pahlawan? Tidak harus begitu, Moms.

Sejak anak balita kita sudah bisa mendongengkan atau membacakan berbagai kisah pahlawan pada mereka. Mulai dari pahlawan nasional, sosok pahlawan fiksi hingga pahlawan di “kehidupan nyata” masa kini maupun pahlawan di lingkungan terdekat yang dapat ditemuinya sehari-hari.

kumparan post embed

Percayalah, tidak ada yang lebih kuat untuk disampaikan pada anak daripada cerita tentang orang-orang hebat yang yang membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

2.Ajak Anak Bicara tentang Kualitas Heroik

Cobalah sesering mungkin mengajak anak bicara tentang kualitas heroik Foto: Shutterstock

Orang tua juga bisa sesering mungkin mengajak anak bicara tentang kualitas heroik seperti keberanian, ketekunan, dan kasih sayang. Hidupkan diskusi! Pancing anak dengan berbagai pertanyaan untuk memastikan ia memahami pentingnya kualitas-kualitas ini.

Misalnya bertanya pada anak setelah membacakannya buku cerita. "Menurut kamu, apa kekuatannya yang paling keren? Apa yang akan kamu lakukan bila ada di sana?"

kumparan post embed

Diskusi seperti ini juga penting untuk melatih anak untuk peduli, mau mengambil sikap, tidak apatis dan berani mempertahankan kebenaran dengan menghayati nilai-nilai dan keyakinan mereka. Seorang pahlawan, tentu tidak akan membiarkan penindasan terjadi, bukan? Mereka akan selalu berusaha menolong bila ada yang membutuhkan bantuan.

3.Jelaskan Perbedaan antara Pahlawan dan Orang Terkenal

Jelaskan pada anak perbedaan antara pahlawan dan orang terkenal Foto: Shutterstock

Banyak orang yang terkenal, tapi sebenarnya tidak berprestasi atau belum pernah melakukan sesuatu yang benar-benar berarti bagi orang lain. Pahlawan, sebaliknya. Bisa jadi tidak terkenal, tapi melakukan hal yang luar biasa dengan keberanian, ketekunan, kegigihan, kepedulian dan kasih sayang. Pastikan anak memahami hal ini dan memilih sosok idola atau panutan yang tepat.

kumparan post embed

4.Beri Contoh

Jadilah contoh untuk si kecil dengan membuat pilihan positif dalam hidup Anda sendiri, Moms. Lakukan pekerjaan yang Anda sukai dengan penuh gairah, terus berusaha membantu orang lain melalui beberapa cara dan biarkan anak menyaksikannya.

5.Ajak Anak Berbuat Kebaikan

Ilustrasi anak berbuat kebaikan Foto: Shutterstock

Tak hanya membiarkan anak melihat Anda sering melakukan kebaikan untuk orang lain, ajaklah juga ia untuk melakukannya. Misalnya dengan menjadi relawan. Ini dapat memberi anak pengalaman yang sangat berharga sekaligus memupuk mental pahlawan di dalam diri mereka.

Tidak usah yang rumit atau berat, Moms. Mulailah dengan sesuatu yang paling dekat dengannya. Misalnya saat ia bercerita tentang temannya yang diganggu, katakan, "Wah, kasihan sekali temanmu. Ibu harap, kamu bisa membantunya kalau besok dia diganggu lagi."

Bisa juga, mulai dari sesuatu yang disukai anak atau cari cara bagaimana bisa menggunakan bakat dan minat mereka untuk memberi manfaat kepada orang lain.

kumparan post embed

Jangan lupa, yakinlah pada anak dan bantu juga mereka meyakini dirinya memiliki kekuatan luar biasa untuk membantu orang lain bahkan membantu negeri ini. Buat anak melihat diri mereka sendiri sebagai pahlawan setiap hari.

Misalnya saat anak selalu menjaga jarak dan memakai masker bila harus ke luar rumah. Sampaikan, "Hebat! Kamu sudah jadi pahlawan. Karena menjaga keselamatan dirimu sendiri maupun orang lain. Terima kasih ya, Sayang."

kumparan post embed