Kumparan Logo

Kapan Sebaiknya Operasi Caesar Dilakukan?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi operasi caesar Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi operasi caesar Foto: Shutterstock

Banyak ibu mengatakan, salah satu bagian terbaik dari menjalani operasi caesar adalah bisa mengetahui dengan tepat kapan bayi mereka akan lahir. Sebagian ibu, bahkan sengaja memilih tanggal yang dianggap baik (atau cantik!) untuk melahirkan buah hatinya dengan metode ini.

Namun sebenarnya, persalinan caesar sebaiknya tidak dilakukan tanpa indikasi medis, Moms. Sebab

Tidak hanya itu, menjadwalkan operasi caesar juga tidak boleh sembarangan!

Yang Perlu Diingat saat Menjadwalkan Operasi Caesar

Kapan sebaiknya melakukan operasi caesar Foto: Shutterstock

Mengutip Verywell Family, Meredith Shur, MD, Ahli Obstetri-Ginekologi dari University of Virginia, Albany Medical College, AS mengatakan bahwa sebaiknya operasi caesar tidak dijadwalkan sampai kehamilan mencapai usia 39 minggu.

Alasannya? Operasi caesar yang dijadwalkan sebelum 39 minggu memiliki peningkatan risiko komplikasi.

kumparan post embed

Memang dalam beberapa kasus atau kondisi, operasi caesar perlu dijadwalkan lebih awal bila manfaatnya dinilai lebih besar daripada potensi risikonya. Contohnya adalah dengan kembar tiga atau kelipatan tingkat tinggi, plasenta previa, atau gawat janin.

Tapi jika tidak ada kondisi khusus seperti yang tersebut di atas, meski bayi dianggap cukup bulan setelah 37 minggu, kebanyakan dokter tidak akan menjadwalkan operasi caesar sampai ibu mencapai usia kehamilan 39 minggu.

Risiko Operasi Caesar Sebelum 39 Minggu

Jangan menjadwalkan operasi caesar sebelum 39 minggu kecuali bila ada indikasi medis atau kondisi tertentu Foto: shutterstock

Lebih lanjut dijelaskan oleh Meredith Shur, setiap bayi di dalam kandungan berkembang dengan kecepatan berbeda dan beberapa belum siap untuk lahir pada usia 37 minggu. Artinya meski sudah 37 minggu, bisa saja bayi mengalami satu atau bebarapa masalah kesehatan seperti halnya bayi yang lahir prematur. Di antaranya:

  • Kesulitan makan

  • Hipoglikemia (gula darah rendah)

  • Penyakit kuning

  • Sulit mempertahankan suhu tubuh atau masalah dengan termoregulasi

  • Gangguan pernapasan

  • Keterlambatan perkembangan terutama di bidang perkembangan bahasa.

Lantas bagaimana dengan jam atau waktu terbaik untuk operasi caesar? Pagi, siang, sore atau malam ya?

Jam Terbaik untuk Operasi Caesar

Kebanyakan dokter memilihmelakukan operasi caesar di pagi hari Foto: pixabay

Sebenarnya, tidak ada batasan jam untuk melakukan operasi caesar. Apalagi bila operasi dilakukan dalam kondisi darurat atau tanpa direncanakan sebelumnya. Namun untuk yang direncanakan, umumnya dokter akan menganjurkan operasi caesar dilakukan pada pagi hari, Moms.

Mengapa begitu?

Jennifer Wu, MD, dokter kandungan dan ginekolog di Lenox Hill Hospital, New York, AS menjelaskan, ada beberapa hal yang membuat dokter cenderung memilih operasi caesar di pagi hari.

Antara lain, ketersediaan staf di rumah sakit. "Di siang, sore atau malam hari, umumnya rumah sakit harus melayani lebih banyak pasien sehingga staf pun jadi lebih sibuk," ujar Jennifer Wu seperti dilansir Parents.

kumparan post embed

Begitu juga bila terjadi ada hal-hal yang tidak dikehendaki atau diperlukan tindakan tambahan setelah operasi. "Di pagi hari, waktunya lebih leluasa," tambah Jeniffer Wu.

Walaupun begitu Jeniffer Wu mengatakan, sejauh yang ia ketahui, tidak ada alasan medis di balik kecenderungan dokter memilih melakukan operasi caesar di pagi hari.

Jadi kapanpun waktu yang Anda pilih untuk operasi caesar, yang paling penting adalah membicarakan terlebih dulu dengan dokter maupun keluarga ya, Moms.

kumparan post embed