Kisah Wanita Asal India yang Melahirkan di Usia 72 Tahun

Hamil dan melahirkan di usia 35 tahun ke atas tak dipungkiri kerap menimbulkan kecemasan tersendiri. Mulai dari risiko mengalami masalah kesehatan dan kesiapan mental selama menjalani kehamilan hingga persalinan.
Menariknya, ada seorang wanita di India yang melahirkan bayi pada usia 72 tahun. Kini, ia tengah berjuang membesarkan anaknya di usia senja.
Wanita itu bernama Daljinder Kaur dan tinggal di Punjab, India bagian selatan. Daljinder melahirkan Armaan, anak laki-lakinya pada April 2016 lalu.
Kehamilan Daljinder bisa dibilang sebagai keajaiban. Pasalnya ia dan suami, Mohinder, telah menikah selama 50 tahun dan gagal hamil secara alami. Mereka juga telah tiga kali gagal dalam percobaan bayi tabung hingga akhirnya dikarunia Armaan.
Anurag Boshoi, dokter yang menangani pasangan itu di klinik kesuburan, sebenarnya juga ragu untuk membantu proses bayi tabung Daljinder.
“Awalnya saya berusaha untuk menghindari kasus itu karena dia sangat lemah. Tapi kemudian laporan kesehatannya normal dan menunjukkan dia cukup sehat untuk mengandung,” tutur Anurag, dikutip dari Metro.
Di usianya yang tak lagi muda, kehamilan itu tentu tak mudah bagi Daljinder. Tubuhnya tak lagi fit dan harus menanggung berbagai perubahan hormon kehamilan.
Armaan lahir sehat, namun berat badannya rendah. Hanya 1,6 kilogram. Bahkan menurut Daljinder saking kurusnya, tak ada popok yang pas untuknya. Setelah 3 bulan, Daljinder tak lagi menyusui Armaan karena ASI-nya tidak lancar.
“Kami bertanya pada dokter jika ada obat yang bisa membantu berat badannya bertambah, namun mereka bilang biarkan berat badannya naik secara alami,” papar Daljinder, dikutip dari laman Practical Parenting.
Namun hambatan yang dirasakan Daljinder tak berhenti begitu Armaan lahir. Sejak melahirkan, ia menderita tekanan darah tinggi dan sendi-sendi ototnya semakin lemah.
Daljinder mengaku merawat anak ternyata lebih susah daripada bayangannya. Apalagi di usianya yang lebih pantas dipanggil nenek.
“Aku sangat gampang lelah sekarang. Aku menemui beberapa dokter tapi mereka hanya memberi obat dan rencana diet. Aku khawatir pada Armaan. Aku harus jaga kesehatanku tapi aku juga harus menjaga Armaan,” tambah Daljinder.
Meski begitu, sebagai seorang ibu, Daljinder mengaku tidak pernah menyesal telah mengandung dan melahirkan Armaan. Bagaimana pun Armaan telah ditunggu-tunggu oleh Daljinder dan Mohinder.
“Aku menyayanginya. Dia anak yang sangat ramah dan suka tersenyum pada semua orang. Hal itu cukup membantuku karena aku lebih senang saat ada orang yang menemaniku,” imbuh Daljinder.
