Kumparan Logo

Pijat Setelah Melahirkan, Apa Saja Manfaatnya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pijat Setelah Melahirkan, Apa Saja Manfaatnya? Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Pijat Setelah Melahirkan, Apa Saja Manfaatnya? Foto: Shutter Stock

Setelah melewati proses melahirkan, umumnya ibu merasa sangat lega dan bahagia. Apalagi Apalagi jika bayi tercinta lahir dengan sehat dan sempurna. Meski begitu, kemungkinan besar ibu juga akan dilanda rasa lelah dan pegal-pegal. Tak heran bila banyak ibu yang ingin menikmati pijat setelah melahirkan.

Tapi tahukah Anda, pijatan tak hanya dapat mengurangi lelah dan pegal pada tubuh lho, Moms!

Berbagai Manfaat Pijat Setelah Melahirkan

Pijat Setelah Melahirkan, Apa Saja Manfaatnya? Foto: Shutter Stock

1. Meredakan Sakit atau Nyeri

Family Doctor melansir, rasa sakit atau nyeri setelah melahirkan umum dialami meski kadarnya berbeda-beda pada tiap ibu. Belum lagi setelah melahirkan ada sederet tugas baru menunggu. Misalnya menyusui si kecil. Nah Moms, pijatan bisa membantu mengatasi rasa nyeri di area lengan, bahu, dan punggung ibu.

2. Kurangi Pembengkakan

Kehamilan bisa membuat ibu mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Seperti di kaki, betis, pergelangan kaki, hingga jari tangan. Mengutip Baby Center, kondisi ini bisa terjadi karena adanya peningkatan cairan tubuh sekitar 50 persen.

kumparan post embed

Sayangnya, meski bayi telah lahir, cairan tersebut bisa bertahan atau tidak segera hilang! Tapi pijatan bisa membantu mengatasinya karena dapat meningkatkan sirkulasi dan drainase limfatik untuk memfasilitasi penghapusan kelebihan cairan tersebut.

Pijat Setelah Melahirkan, Apa Saja Manfaatnya? Foto: Shutter Stock

3. Pereda Stres dan Relaksasi

Setelah melahirkan ibu bisa saja merasa stres karena energinya banyak terkuras atau karena kurang tidur. Pijatan dapat menurunkan hormon stres dan membuat tubuh ibu jadi lebih rileks.

kumparan post embed

4. Seimbangkan Hormon

Pijat mampu membantu meningkatkan keseimbangan hormon pasca melahirkan. Tingkat hormon estrogen dan progesteron sangat tinggi selama kehamilan dan menurun setelah melahirkan. Sementara kadar hormon prolaktin dan oksitosin meningkat untuk memfasilitasi pemberian ASI.

Bila dilakukan oleh terapis berpengalaman, pijat dapat mengurangi hormon stres kortisol. Pijat juga dapat mengurangi biokimia alami yang terkait dengan depresi (dopamin dan serotonin) serta masalah kardiovaskular (norepinefrin).

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

5. Melancarkan Proses Menyusui

Selain membantu meredakan nyeri payudara, pijat di area payudara misalnya, juga dapat meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan produksi ASI. Studi menunjukkan bahwa pijat meningkatkan kadar prolaktin, hormon laktasi. Relaksasi di otot dada membuka bahu dan meningkatkan laktasi.