Ada Praperadilan Habib Rizieq, Polisi Geledah Barang Warga yang Masuk PN Jaksel

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sidang di Pengadilan Tipikor. Foto: Soejono Eben/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sidang di Pengadilan Tipikor. Foto: Soejono Eben/kumparan

Polres Jakarta Selatan memperketat pengamanan di pintu masuk gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan jelang praperadilan Habib Rizieq.

Selain menyiagakan 1.610 personel, polisi juga akan menggeledah tamu yang masuk untuk mengantisipasi barang berbahaya.

“Untuk tamu yang masuk di pengadilan ini kami harus laksanakan penggeledahan ada tidak barang berbahaya yang masuk tapi kami sudah berkoordinasi dengan pamdal pengadilan sudah proses sudah berjalan,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono di PN Jaksel, Jakarta Selatan, Senin (4/1).

Habib Rizieq Syihab saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Metro Jaya sebelum menjalani pemeriksaan, Sabtu (12/12). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Budi menuturkan, pengamanan diperketat dilakukan dari mulai hingga akhir sidang berjalan. Untuk itu, tamu yang masuk diharapkan mematuhi aturan tersebut.

“Iya tetap selalu sama. Selalu sampai pengadilan ini belum selesai selalu kami lakukan pengamanan,” ujar Budi.

Sebelumnya diberitakan, Polri menerjunkan 1.610 personel gabungan untuk mengamankan jalannya sidang perdana praperadilan Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/12).

embed from external kumparan

Habib Rizieq akan menjalani praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian.

"1.610 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemda disiagakan untuk pengamanan sidang praperadilan besok di PN Jakarta Selatan," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono lewat keterangannya, Minggu (3/1).

Demi mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Kepala Humas PN Jaksel, Suharno, telah meminta pengamanan dari kepolisian selama jalannya sidang pembacaan permohonan praperadilan Rizieq.

"Kita minta pengamanan pihak Kepolisian. Kita tidak mau ambil risiko. Jadi jika ada hal-hal yang tidak kita inginkan, kita persiapkan," kata Suharno.

Mengingat masih situasi pandemi COVID-19, massa pendukung Rizieq juga diminta tidak datang ke persidangan.