Aliran Listrik KAI Lintas Cibitung-Bekasi Timur Dimatikan Imbas Tabrakan Kereta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi KRL Commuterline dan KA Bromo Anggrek yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin (27/4/2026). Foto: TikTok/@Virg6
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi KRL Commuterline dan KA Bromo Anggrek yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin (27/4/2026). Foto: TikTok/@Virg6

Kereta Api Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4). Kecelakaan itu berdampak langsung pada operasional perjalanan, termasuk penghentian sementara aliran listrik.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Stasiun Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan sebagai langkah pengamanan pascakejadian.

“Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung-Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan,” jelas Franoto dalam keterangannya.

Franoto mengatakan saat ini proses penanganan masih berlangsung di lokasi kejadian.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.

Ia menambahkan, KAI telah mengerahkan petugas untuk melakukan pengamanan area dan mempercepat proses pemulihan perjalanan kereta.

“Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut,” ujar Franoto.

Franoto juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi.

KAI memastikan proses investigasi terkait penyebab kecelakaan masih berlangsung. Informasi lanjutan akan disampaikan seiring perkembangan penanganan di lapangan.

"KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di area jalur rel dan perlintasan sebidang, demi mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.