Baintelkam Polri: Indeks Pembangunan Manusia di Papua Paling Rendah se-Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Puncak Jaya, Papua  Foto: Dok. Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puncak Jaya, Papua Foto: Dok. Wikimedia Commons

Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw, mengungkap kondisi Papua dan segala macam dinamika yang terjadi di dalamnya saat mengisi seminar mahasiswa di Jakarta, Selasa (23/6).

Dan menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, pokok pikiran yang disampaikan dalam seminar itu seperti gambaran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua.

“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakteristik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo lewat keterangan tertulis, Rabu (23/6).

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Foto: Raga Imam/kumparan

Selain itu, kata Argo, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntas sejak Papua kembali ke pangkuan ibu pertiwi tahun 1963.

“Ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan,” ujar Argo.

Dalam seminar itu juga, lanjut Argo, Baintelkam Polri menyebut, tidak semua daerah Papua mengalami gangguan keamanan dari KKB. Masih ada daerah di Papua yang aman untuk pendatang.

“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya di beberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ucap Argo.