Berkaca-kaca, Hendropriyono Kenang Kesederhanaan Ciputra

29 November 2019 16:25 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Jumat (29/11).

 Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Jumat (29/11). Foto: Darin Atiandina/kumparan
ADVERTISEMENT
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono melayat almarhum begawan properti Ir Ciputra yang disemayamkan di Ciputra Artpreneur.
ADVERTISEMENT
Hendropriyono merasa begitu kehilangan Ciputra yang sudah dianggap sebagai sahabat lamanya.
“Saya sangat berduka cita karena saya adalah pengagum beliau. Dan sahabat lama sejak (saat bangun) Ancol, juga suka golf sama beliau. Dulu banyak kenangan dengan beliau,” kata Hendropriyono dengan mata berkaca-kaca di Ciputra Artpreneur, Jalan Prof Dr Satrio, Jaksel, Jumat (29/11).
Hendropriyono mengenang pendiri Ciputra Group itu sebagai sosok yang selalu optimistis dan berpikiran ke depan. Meski memiliki harta banyak, Ciputra di matanya tetaplah orang yang sederhana.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Jumat (29/11). Foto: Darin Atiandina/kumparan
“Almarhum itu punya pikiran yang tidak terbatas. Selalu ingin lebih maju. Barang yang tidak ada dibikin ada, dan beliau juga selalu mengerti apa yang jadi kebutuhan hidup manusia. Kepemimpinannya luar biasa, filsafatnya juga,” tutur Hendropriyono.
ADVERTISEMENT
“Dan hidupnya sangat sederhana, mulai dari cara berpakaian, bicara, mengungkapkan pikirannya, dan kata-kata. Semuanya sangat mengagumkan. Karena itu saya menghormati beliau,” imbuhnya.
Ia berharap anak-anak serta cucu-cucu Ciputra dapat meneruskan pemikiran hingga karya dengan lebih baik lagi.
Suasana tempat persemayaman Ciputra di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Kamis (28/11). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
“Selamat jalan kawanku, Ciputra, semoga dapat tempat yang baik di sisi-Nya,” tutup Hendropriyono.
Ciputra meninggal pada usia 88 tahun di Singapura sekitar pukul 01.05 waktu setempat, Rabu (27/11).
Sampai Kamis (5/12), jenazah Ciputra akan disemayamkan di Ciputra Artpreneur. Selanjutnya, di hari yang sama, jenazah dimakamkan ke pemakaman keluarga di Memorial Park Citra Indah, Desa Sukamaju, Jonggol.