Bobby dan Nur Azizah Temui Prabowo, Gerindra Tetap Prioritaskan Kader

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum Gerindra Prabowo Subianto menerima putri Ma'ruf Amin, Nur Azizah, Sabtu (28/12). Foto: Dok. Partai Gerindra
zoom-in-whitePerbesar
Ketum Gerindra Prabowo Subianto menerima putri Ma'ruf Amin, Nur Azizah, Sabtu (28/12). Foto: Dok. Partai Gerindra

Pada Sabtu (28/12) pagi, Bobby Nasution dan Siti Nur Azizah bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Jakarta. Diketahui, Bobby ingin maju di Pilwalkot Medan dan Azizah di Tangerang Selatan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengamini keduanya datang untuk meminta restu Prabowo untuk maju Pilkada 2020.

"Namanya juga politik, itu kan silaturahmi politik. Silaturahim yang dilakukan oleh calon kepada ketua-ketua umum tentunya kalau silahturahmi pasti minta doa restu kan. Kebetulan kemarin itu sudah dijadwalkan Pak Prabowo bertemu dengan Mas Bobby Nasution dan Ibu Azizah Maruf Amin," kata Dasco di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/12).

Ketum Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan menantu Jokowi, Bobby Nasution, Sabtu (28/12). Foto: Dok. Partai Gerindra

Wakil Ketua DPR itu lalu membeberkan pesan Prabowo kepada dua kandidat itu. Salah satunya, penekanan agar harus menang jika maju.

"Pertama adalah komunikasi kepada seluruh parpol yang ada di wilayah masing-masing, sebanyak-banyaknya mendapatkan dukungan parpol. Kedua, kalau mau maju Pilkada harus menang, ya itu saja," tuturnya.

Meski begitu, Dasco menyebut, Gerindra akan mengutamakan kader Gerindra sendiri untuk maju di Pilkada. Namun, apakah mengisi pos orang nomor satu, atau wakil, tergantung dinamika politik. Di Kota Medan, Gerindra punya 10 kursi. Di Tangsel 6 kursi.

"Iya, kader itu kan bisa nomor satu bisa nomor dua, itu kita prioritaskan para kader kita untuk maju di Pilkada baik di nomor satu dan nomor dua," katanya.

Lebih lanjut, Dasco mengungkapkan, Gerindra baru akan memutuskan mengusung kandidat di Pilkada, pada Januari 2020.

"Gerindra secara resmi itu nanti baru pada tahapan akhir Januari akan memulai mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi secara bertahap di seluruh Indonesia. Sehingga baru nanti akan diputuskan," pungkasnya.