Dea 'Onlyfans' Ditangkap: Berawal di Podcast, Berakhir di Kantor Polisi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dea "Onlyfans" saat tiba di Polda Metro Jaya.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dea "Onlyfans" saat tiba di Polda Metro Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap Dea, yang juga dikenal dengan panggilan Dea Onlyfans. Wanita tersebut diamankan pada Kamis (24/3) di Malang, Jawa Timur.

"Tadi malam yang bersangkutan baru saja kami amankan," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/3).

Aulia menuturkan, Dea ditangkap terkait konten video porno. Namun, dia belum menjelaskan lebih mendalam.

Pada Jumat sore, Dea tiba di Polda Metro Jaya. Mengenakan kaus hijau, kacamata dan masker, ia bergegas masuk menuju ruang pemeriksaan.

Ditangkap di Indekos

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan penangkapan ini. Dea ditangkap di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang, oleh Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Wanita itu diketahui baru 10 hari kos di tempat tersebut.

Dalam hal ini, Polresta Malang Kota membantu dalam proses penangkapan. Wanita asal Nganjuk, Jawa Timur ini, juga sempat dibawa ke Polresta Malang Kota sebelum kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya.

Dikenal Berkat Podcast Deddy Corbuzier

Dea OnlyFans diketahui memiliki nama asli Gusti Ayu Dewanti. Ia lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 6 September 1998.

Perempuan 23 tahun ini merupakan mahasiswi semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Semarang, sekaligus salah satu konten kreator di aplikasi OnlyFans.

Ia menjadi perbincangan hangat usai menjadi bintang tamu di Podcast YouTube Deddy Corbuzier.

Dalam podcast tersebut, Dea mengaku meraup keuntungan yang terbilang besar dari hasil penjualan konten foto dan video seksi via situs OnlyFans.

Ilustrasi onlyfans. Foto: Shutter Stock

Untuk diketahui, OnlyFans merupakan sebuah situs penyedia konten berlangganan yang berbasis di London, Inggris.

Pembuat konten dapat memperoleh uang dari pengguna yang berlangganan konten mereka kepada 'penggemar atau 'fans'. Hal ini memungkinkan pembuat konten untuk menerima dana langsung dari penggemar mereka setiap bulan serta tip dan fitur tayangan berbayar atau Pay Per View.

Layanan tersebut populer dengan dan umumnya dikaitkan dengan konten seksual tetapi juga menampung karya pembuat konten lain, seperti pakar kebugaran fisik, musisi, dan pembuat konten lain yang mengirim secara daring dan teratur.