Dianggap Rasialis, Patung Bapak Pramuka Dunia Terancam Dirobohkan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Patung Robert Baden-Powell di Poole, Inggris. Foto: Matthew Childs/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Patung Robert Baden-Powell di Poole, Inggris. Foto: Matthew Childs/Reuters

Patung Bapak Pramuka dunia, Robert Baden-Powell, di Inggris diancam akan dirobohkan massa seiring dengan aksi protes buntut kematian George Floyd. Mendengar ancaman itu, pemerintah setempat pun bergerak cepat dengan memindahkan patung yang berlokasi di kota Poole, Dorset, itu.

Baden-Powell memulai gerakan Pramuka pada 1907. Dia didaulat menjadi satu dari 13 tokoh berpengaruh di Inggris pada abad 20 pada 2007 silam.

Meski demikian, Baden-Powell juga mendapat kritikan karena dituding memiliki pandangan rasialis dan merupakan pendukung Adolf Hitler serta fasisme. Karena alasan itu, massa hendak merobohkan patung Baden-Powell.

embed from external kumparan

Diberitakan Reuters, Kamis (11/6), Dewan Kota Poole menyatakan akan memindahkan lokasi patung Baden-Powell ke tepian kota sembari mendiskusikannya dengan komunitas setempat terkait dengan keberadaannya.

“Meski terkenal karena memulai gerakan Pramuka, kami juga memahami ada beberapa aspek dari kehidupan Baden-Powell yang dipandang kurang patut untuk dikenang,” ujar Ketua Dewan Kota Poole, Vikki Slade.

Patung Robert Baden-Powell di Poole, Inggris. Foto: Matthew Childs/Reuters

Selama aksi protes Black Lives Matter yang terinspirasi pada kematian George Floyd di Amerika Serikat, sejumlah patung kerap menjadi sasaran para pendemo. Akhir pekan lalu misalnya, patung Edward Colston di Bristol dibuang ke laut oleh massa karena dianggap sebagai pedagang budak.

Sementara, aksi demonstrasi antirasialisme di AS menyasar kepada patung Christopher Columbus di Boston. Patung Columbus dirusak dan kepalanya dipenggal sebagai seruan untuk menghapus patung-patung yang dianggap sebagai awal mula penjajahan dan perbudakan di AS.

Seorang warga memotret patung Christopher Columbus di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Rabu (10/6). Foto: Brian Snyder/Reuters

Sebelumnya, patung Columbus juga dirusak dan dibuang ke danau di Richmond, Virginia, pada akhir pekan lalu.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.