Imbas Insiden KA Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Rekayasa Sejumlah Perjalanan

KAI menyesuaikan operasional perjalanannya usai insiden tertabraknya KRL oleh KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. Dikutip dari akun X resmi KAI Commuter, mereka mengalihkan sejumlah perjalanan sebagai berikut:
KA 6066B (Kampung Bandan-Cikarang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Bekasi, kembali sebagai KA 5191B (Bekasi-Kampung Bandan).
KA 5574 (Kampung Bandan-Bekasi) Perjalanan hanya sampai Stasiun Cakung, kembali sebagai KA 5583B (Cakung-Kampung Bandan).
Sementara itu, dari informasi yang disusun kecelakaan kereta terjadi malam ini di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.56 WIB.
Menurut informasi yang diterima kumparan di lokasi, ada 3 kereta yang terlibat dalam insiden malam ini.
Awalnya diterima laporan pada pukul 20.55 WIB bahwa sebuah mobil taksi ditabrak oleh kereta Commuter Line (KRL) relasi Cikarang-Angke di perlintasan JPL 85 atau titik perlintasan sebidang kereta api di daerah Bekasi.
Imbas kecelakaan tersebut, petugas menginstruksikan KRL Cikarang-Angke untuk berhati-hati saat melintas di Stasiun Bekasi Timur.
Sementara di belakang KRL Cikarang-Angke, ada kereta lainnya yaitu KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang.
KRL rute Kampung Bandan-Cikarang sedang berhenti secara normal di Stasiun Bekasi Timur karena menunggu KRL Cikarang-Angke bisa melintas lagi setelah insiden dengan taksi.
Tiba-tiba, Kereta Api Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi, menabrak KRL rute Kampung Bandan-Cikarang yang sedang berhenti di depannya.
Jadi, ada dua kejadian beruntun. Pertama, sebuah taksi tertabrak KRL di perlintasan. Dan kedua, terjadi tabrakan antar-kereta di Stasiun Bekasi.
