Kabar Corona RI: 99% Daerah PPKM Level 1; Menkes Anggap Mirip Endemi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Shutter Stock

Sudah dua tahun lebih pandemi corona terjadi di Indonesia. Sejumlah daerah kini menerapkan PPKM Level 1 yang menandakan kasus corona semakin melandai.

Meski begitu status pandemi masih belum dicabut. Pemerintah masih menunggu perkembangan pertumbuhan kasus corona beberapa waktu ke depan.

Lantas bagaimana perkembangan penanganan pandemi di Indonesia dalam beberapa waktu ini? Berikut rangkuman berita corona di Indonesia:

Prof Wiku Ungkap 5 Provinsi dengan Kenaikan COVID-19 Tertinggi, tapi BOR Stabil

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto: Dok. BNPB

Jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut ada 5 provinsi penyumbang kenaikan kasus aktif pada periode 2-8 Juni 2022. Mereka adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“Pertama DKI Jakarta mengalami kenaikan 30%, kedua Banten mengalami kenaikan 38%, dan yang ketiga Jawa barat mengalami kenaikan 18%, keempat DIY Yogyakarta mengalami kenaikan 45%, dan kelima Jawa Timur mengalami kenaikan 37%,” ucap Wiku dalam keterangannya dikutip Kamis (9/6).

“Kelima provinsi ini meskipun mengalami kenaikan kasus aktif, namun masih cenderung menunjukkan angka kematian dan masih terjaganya angka. Bed Occupation Rate (BOR) di bawah tiga persen,” imbuh Wiku.

Dari data yang dipaparkan satgas COVID juga terlihat bahwa kematian mingguan hanya bertambah DI Yogyakarta dalam satu minggu terakhir dari 1 kematian meningkat jadi 3 kematian.

kumparan post embed

Semua Daerah di Indonesia Terapkan PPKM Level 1, Kecuali Teluk Bintuni

Sebuah kapal melintasi kawasan hutan mangrove di Kabupaten Teluk Bintuni. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan 99 persen seluruh Kab/Kota di Indonesia menerapkan PPKM level 1. Hanya satu daerah yang menerapkan PPKM level 2 yaitu Kab. Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Hingga 8 Juni 2022 terdapat 28 kasus aktif di kabupaten ini.

"Di Fakfak dan Manokwari Selatan memiliki masing-masing 9 dan 1 kasus aktif. Kab.Teluk Bintuni menjadi wilayah dengan kasus paling banyak di Provinsi Papua Barat maupun di seluruh Indonesia," kata Prof Wiku dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/6).

Kendati demikian, di sisi lain tingkat kesembuhan di Teluk Bintuni juga terbilang tinggi. Pada 8 Juni 2022 terdapat 9 kasus yang dinyatakan sembuh, dengan total kesembuhan di Kabupaten ini mencapai 2.947 kasus.

kumparan post embed

Menkes Anggap PPKM Level 1 Mirip Endemi

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, dengan pemberlakuan PPKM level satu, sebenarnya kondisi Indonesia sudah mendekati endemi.

“PPKM level satu sama endemi mirip-mirip, sih, ya, kata aku, sih,” kata Budi kepada kumparan, Kamis (9/6) setelah menghadiri Raker bersama Komisi IX DPR RI.

Kendati demikian, Budi menegaskan bahwa penggunaan masker meskipun telah dilonggarkan, harus tetap sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Kalau saya bilang sekarang kan, sama bapak presiden juga sudah boleh tidak pakai masker di luar. Kalau di dalam ruangan sebaiknya pakai masker,” pungkas Budi.

kumparan post embed

Luhut Tak Mau Buru-buru Deklarasi Endemi COVID-19: Semoga 17 Agustus Jadi Hadiah

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Kemenko Bidang Kemaritiman (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan tak mau terburu-buru untuk mengalihkan status pandemi di Indonesia ke endemi. Ia meminta waktu beberapa bulan ke depan untuk memastikan situasinya.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, terutama vaksinasi.

“Saya sarankan ke Presiden minggu lalu untuk kita tunggu dua bulan ini. Kalau masih mampu bertahan dengan baik, saya kira nanti bisa menjadi hadiah 17 Agustus mendatang,” pungkasnya.

kumparan post embed