Kapolda Metro: Pelanggaran Lalu Lintas dan Tilang Turun di 2021, Berkat ETLE

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pergerakan arus lalu lintas terpantau melalui layar elektronik di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jakarta. Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pergerakan arus lalu lintas terpantau melalui layar elektronik di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jakarta. Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkap data pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2021. Dari data yang disampaikan, terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Irjen Fadil mengatakan, untuk pelanggaran lalu lintas kategori tilang di 2021 yakni 193.794 kejadian. Sedangkan kategori teguran naik sebanyak 490.000 kejadian.

“Jumlah tilang turun 73,9 persen, sedangkan jumlah teguran naik 39,7 persen,” kata Fadil dalam rilis akhir tahun di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (30/12).

Korlantas Polri menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile dalam pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Foto: Korlantas Polri

Menurut Fadil, penurunan tersebut berkat adanya tilang elektronik atau ETLE, sehingga setiap pelanggaran dapat diawasi tanpa adanya interaksi dengan petugas di lapangan.

“Tren penurunan jumlah tilang-73,9% menunjukkan transformasi program ETLE dan usaha pencegahan telah berjalan dengan baik,” ujar Fadil.

Fadil juga mengungkap isu lain terkait lalu pelanggaran lalu lintas yang kerap muncul di 2021. Pelanggaran tersebut terkait knalpot bising hingga melawan arus.

“Knalpot bising itu 2.276, dan melawan arus 53.645 kasus,” tandasnya.