Kecepatan KA Argo Bromo saat Tabrak KRL di Bekasi: 110 Km/Jam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Ketika itu, KRL yang sedang terhenti karena ada kejadian taksi tertabrak KRL lain di dekat stasiun tersebut, ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo dengan cukup kencang.

Kasi Kumpul Olah Kaji Data Laka Lantas Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe menjelaskan bahwa insiden ini bermula ketika ada sebuah taksi yang mogok di perlintasan sebidang daerah Ampera, Bekasi Timur. Taksi tersebut mengalami permasalahan listrik. Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL arah Jakarta.

Namun, kecelakaan itu juga membuat satu rangkaian KRL arah Cikarang menjadi terhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL ini yang kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

KRL tersebut memang sedang berhenti di stasiun menunggu evakuasi imbas taksi yang tertabrak sebelumnya.

"Mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek di mana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 km/jam," kata Sandhi kepada wartawan di lokasi, Selasa (28/4).

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di Stasiun Bekasi Timur tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia," sambungnya.

Sopir taksi sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Wujud taksi online yang mogok di perlintasan kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Pengemudi sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Pak Kasat Lantas," ucapnya.

Hingga Selasa pagi, KAI mencatat korban dalam insiden ini ialah 14 orang meninggal dunia dan 84 orang terluka.