Kriminal Jabodetabek: Pencuri Harley Davidson Dibekuk-Kasus Pencabulan Biarawan

Kasus kriminal di wilayah Jabodetabek masih terus terjadi. Pandemi virus corona tampaknya tak menyurutkan seseorang untuk melakukan tindak kriminal.
Sejumlah kabar kriminal Jabodetabek di bawah ini bisa dipakai masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman tindakan kriminal orang tak bertanggung jawab. Berikut kumparan merangkumnya:
Pencuri Harley Davidson di Tangsel Dibekuk
Seorang pencuri berinsial TLX berhasil diringkus Polres Tangerang Selatan di Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/8). Pelaku mencuri moge Harley Davidson B 5000 MI dengan modus test drive.
Kasus pencurian ini terjadi pada Jumat (21/8) malam. Saat itu, korban dihubungi pelaku yang berpura-pura ingin membeli Harley Davidson. Pelaku pun beralasan ingin melakukan test drive sebelum yakin membeli motor korban. Namun, pelaku tak pernah kembali dan kabur.
Selain Harley Davidson, Pelaku Juga Gondol Honda Rebel
Pencuri berinisial TLX ternyata tak hanya mencuri Harley Davidson saja. Warga Bogor Jawa Barat itu ternyata sudah dua kali mencuri moto dengan menggunakan modus test ride.
Hal ini berdasarkan hasil barang bukti yang disita polisi, berupa satu unit Honda Rebel yang dicuri pelaku pada Juni 2020, dengan modus test drive dan satu unit Harley Davidson.
Kedua motor itu belum sempat dijual pelaku. Polisi pun tengah mendalami akan dijual ke mana dua motor itu.
Otak Pembunuhan Sugianto Dilaporkan soal Penggelapan Uang BBM Kapal
Kasus pembunuhan pengusaha pelayaran Sugianto memasuki babak baru, usai otak pembunuhan, Nur Luthfiah (NL), dilaporkan soal penggelapan uang BBM kapal senilai Rp 148 juta. Polisi pun tengah mendalaminya.
Berdasarkan keterangan pelapor, uang itu seharusnya digunakan untuk membayar BBM kapal yang mengangkut pupuk. Namun hingga batas waktu pembayaran, Nur Luthfiah tak kunjung menyerahkannya. Ia justru memberikan bukti transfer palsu.
"Pada saat itu NL (Nur Luthfiah) sebagai admin dalam perusahaan itu ada perintah untuk membayar BBM karena emang ada pesanan menggunakan kapal KM FU Fujin untuk mengangkut pupuk dari PT JAS," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (27/8).
"Kemudian ada perintah membeli BBM ke PT PAN (Petro Andalan Nusantara) untuk mengisi kapal tersebut mengangkut pupuk dari Gresik tapi pada saat pelaksanaannya saudara NL ini tidak membayarkannya," imbuhnya.
Nur Luthfiah Pakai Uang Tabungan dan Pinjaman untuk Bayar Eksekutor
Nur Luthfiah memberi uang Rp 200 juta untuk eksekutor pembunuh Sugianto yang merupakan bosnya. Diketahui, uang itu berasal dari tabungannya dan pinjaman kerabatnya.
"Pengakuan dia (tersangka) uang Rp 100 juta itu dia transfer dari rekening NL (Nur Luthfiah) sendiri dan Rp 100 juta itu dia pinjam dari omnya," kata Yusri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/8).
Namun, Yusri memastikan, ini masih akan terus diselidiki. Mengingat muncul dugaan Nur Luthfiah menggelapkan uang perusahaan Rp 148 juta.
Jambret di Bekasi Babak Belur Dihajar Warga
Seorang jambret berinisial K (27) babak belur dihajar warga usai merampas ponsel seluler warga di depan Ruko Kalimas Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (25/8) malam.
Pelaku juga sempat melukai korban dan seorang warga dengan sebilah golok dan langsung melarikan diri mengendarai motor.
Untungnya, aks pelaku terhenti usai tercebur di sungai Kalimalang tepatnya di depan SMPN 2 Bekasi. Pelaku pun babak belur dihajar warga.
Kasus Pencabulan Biarawan di Depok
Seorang biarawan bernama Angelo Ngalngola terjerat kasus pencabulan. Pelaku yang juga pemilik Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani, Depok, Jawa Barat, itu mencabuli 3 anak asuhnya.
Kasus ini sebenarnya telah diusut polisi pada September 2019. Pelaku saat itu sudah ditangkap dan ditahan. Namun, setelah 120 hari ditahan, tersangka terpaksa dibebaskan karena polisi kesulitan melengkapi keterangan saksi dan bukti.
Terlebih, sejak awal para korban tidak ingin kasus pelecehan seksual itu diusut polisi. Mereka merasa memiliki utang budi kepada Angelo. Selain itu, mereka juga khawatir panti tempat mereka tinggal harus bubar karena Angelo ditahan.
----------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
