Nadiem Makarim Salat Jumat Bareng Muhadjir di Masjid Kemendikbud

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muhadjir Effendy bersama Mendikbud Nadiem Makarim (kanan) di Kemendikbud usai salat jumat. Foto: Raga Imam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Muhadjir Effendy bersama Mendikbud Nadiem Makarim (kanan) di Kemendikbud usai salat jumat. Foto: Raga Imam/kumparan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)-Dikti, Nadiem Makarim, bersama pendahulunya Muhadjir Effendy bersama-sama menunaikan ibadah salat Jumat di masjid di Kompleks Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Saat masuk waktu salat Jumat, baik Nadiem Makarim dan Muhadjir langsung menuju saf pertama jemaah. Mereka juga kompak mengenakan pakaian batik lengan panjang dan peci hitam.

Dalam sambutan singkatnya, Muhadjir yang di kabinet baru Jokowi ditunjuk sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) sekalian berpamitan kepada jajaran Kemendikbud yang telah bekerja sama dengannya selama tiga tahun lebih.

Muhadjir Effendy bersama Mendikbud Nadiem Makarim (kanan) di Kemendikbud usai salat jumat. Foto: Raga Imam/kumparan

“Saya hari ini mohon pamit. Saya mohon maaf kalau nanti tidak bisa salat di masjid ini lagi. Saya mohon maaf kalau selama ini saya ada kekurangan, ada kesalahan yang saya lakukan,” ucap Muhadjir, Jumat (25/10).

Muhadjir juga meminta doa dan restu agar bisa menjalankan tugas barunya sebagai Menko PMK dengan baik.

“Sekarang saya mohon izin karena saya mendapatkan tugas baru yaitu menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan. Mohon doa restu mudah-mudahan kami bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tuturnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim usai ibadah salat Jumat di Masjid di Komplek Kemendikbud, Jakarta Selatan Foto: Raga Imam/kumparan

Sementara itu, di hadapan Muhadjir, Nadiem Makarim mengaku masih kaku dengan tugas barunya sebagai Mendikbud-Dikti. Meski begitu, ia berjanji akan terus belajar.

“Mohon maaf kalau awal-awalnya masih sedikit kaku di rumah baru ini. Terima kasih untuk penghormatan ini yang luar biasa dan seperti yang saya bilang kemarin, saya di sini bukan untuk menjadi guru, tapi untuk menjadi murid. Dan saya ingin belajar sebanyak banyaknya,” ungkap Nadiem.