Polda Metro Bakal Panggil Bos Kebab Baba Rafi Soal Dugaan Investasi Bodong

17 Maret 2022 17:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat konferensi pers pengungkapan kasus kriminal di halaman Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/3/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat konferensi pers pengungkapan kasus kriminal di halaman Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/3/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya bakal memanggil bos waralaba Kebab Baba Rafi, Hendy Setiono terkait dugaan investasi bodong yang dilaporkan 25 orang korbannya.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, laporan dari para korban telah diterima oleh pihak kepolisian.
Nantinya, para korban dan juga Hendy bakal dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.
"Ke depan akan dijadwalkan pemanggilan untuk penyelidikan, nanti apabila bukti mendukung kuat bisa ditingkatkan ke penyidikan," kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (17/3).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Bos Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono Foto: @hendysetiono
zoom-in-whitePerbesar
Bos Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono Foto: @hendysetiono
Namun hingga saat ini, Zulpan mengatakan jadwal pemanggilan belum ditentukan waktu pastinya. Sebab laporan baru saja diterima.
"Belum ada (jadwal pemanggilan) baru tadi malam laporannya. Sementara penyidik masih kumpulkan keterangan yang disampaikan saat pelapor buat laporan di SPK," tutur Zulpan.
Sebelumnya, Pengusaha sekaligus pemilik waralaba Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono di laporkan ke Polda Metro Jaya oleh 25 orang yang mengaku dirugikan akibat investasi bodong miliknya. Mereka diduga merugi hingga Rp 9 miliar.
ADVERTISEMENT
Laporan itu telah diterima dan teregister dengan nomor LP/B/1356/III/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 16 Maret 2022.
Para korban mengaku tertipu akibat iming-iming investasi tambak udang tanpa risiko. Namun hingga saat ini tak pernah ada keuntungan yang didapat para investor.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·